klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Puslatda New Normal Cabor Renang Jatim Tunjukkan Hasil Optimal

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Puslatda New Normal (PNN) menunjukkan hasil yang baik secara peningkatan teknis dan fisik
Puslatda New Normal (PNN) menunjukkan hasil yang baik secara peningkatan teknis dan fisik

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) cabang olahraga (cabor) renang dengan metode Puslatda New Normal (PNN) menunjukkan hasil yang baik secara peningkatan teknis dan fisik. Secara keseluruhan dari berbagai sub Cabor Aquatics baik Renang-OWS, Loncat Indah, Renang Indah dan Polo Air berjalan baik dari sisi peningkatan kualitas fisik dan teknis, juga kecukupan sarana dan prasana, nilai gizi dan konsumsi dan perhatian pada kesehatan.

[irp]

Hal ini di sampaikan Ketua umum PRSI Jatim Reswanda, Rabu (30/12/2020).Dia menjelaskan, program PNN ini di berlangsung setelah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, yang perlu diperhatikan dan ditingkatkan adalah bagaimana mencari terobosan agar rutinitas pada tempat dan kegiatan yang sama dalam jangka panjang dampaknya akan memberi efek psikologis kebosanan dan bisa kontra produktif.

Tidak ada sama sekali kompetisi juga sangat berpengaruh pada performa karena segala bentuk latihan tidak bisa terukur degan baik ,maka diperlukan pendekatan dan simulasi pertandingan dan kompetisi untuk menjaga feel dan spirit bertanding dan kompetisi.  Tentu segala bentuk simulasi ini harus dikondisikan seperti kondisi kompetisi sesungguhnya walau tidak bisa 100% sama, namun diusahakn tekanan persaingan harus se optimal mungkin.

Namun tetap harus merespek aturan dan ketentuan PNN dan protokol serta perkembangan pandemi yang ada. Maka komunikasi, koordinasi dan keterbukaan antara atlet, pelatih, pengurus dan KONI sangat dibutuhkan untuk efisiensi anggaran dan efektifitas hasil yang baik pada program Pusltada Aquatics khususnya. Selain itu perlu pemberian kesadaran pada atlet dan pelatih tentang situasi dan kondisi akibat pandemi serta imajinasi potensi factor-faktor  non teknis di Papua sehingga siap secara mental harus siap. (hen)

Editor :