KLIKJATIM.Com | Banyuwangi - Dua petinggi Polri secara gantian melakukan pemantauan di posko pengamanan Nataru 2020 dan Pos Pelayanan Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi. Pertama Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim meninjau Pos Pelayanan (Pos Yan) di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Tidak lama kemudian Kakorlantas Polri Irjen Istiono juga melakukan kunjungan di pos pelayanan.
[irp]
Dalam kunjungannya Wakapolda Jatim mengungkapkan, peninjauan Pos Yan di Ketapang Banyuwangi untuk mengetahui secara langsung kondisi penyeberangan di pelabuhan tersebut jelang Tahun Baru 2021. Juga memastikan penerapan protokol kesehatan Covid-19 baik petugas maupun penumpang yang berangkat ataupun tiba dari Bali.
"Saya juga berharap anggota baik jajaran TNI/ Polri bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang baik yang berangkat maupun yang tiba dari Bali," imbuhnya.
Sementara di Pos Pam Genteng, Wakapolda Jatim berpesan agar pers pengamanan tetap menjaga kesehatan dengan tetap melaksanakan protokol Covid-19, guna dapat melaksanakan tugas pelayanan dengan baik kepada masyarakat. "Semua pihak terkait yang berjaga di Pos Pam Genteng Polresta Banyuwangi agar tetap menjaga kesehatan, serta tetap mematuhi protokol kesehatan," tandasnya.
Tidak lama kemudian Kakorlantas Mabes Polri Irjen Istiono melakukan peninjauan pelaksanaan Operasi Lilin 2020 di pelabuhan penyeberangan Ketapang, Banyuwangi. Jenderal bintang dua itu pun mengapresiasi Polda Jatim dan Polresta Banyuwangi dalam penerapan protap kewajiban rapid test antigen bagi masyarakat yang hendak menyeberang ke Bali via pelabuhan penyeberangan Ketapang selama liburan Nataru.
"Dengan demikian orang-orang yang akan menyeberang ke Bali ini sudah steril dengan membawa surat bebas Covid-19 dari hasil rapid test antigen. Sehingga hal tersebut dapat menekan penyebaran Covid-19," kata Istiono.
Tak hanya itu, bagi masyarakat yang baru saja datang dari Bali, di pelabuhan penyeberangan Ketapang Banyuwangi juga dilakukan pengecekan suhu tubuh, penyemprotan disinfektan hingga random rapid test antigen. "Ini sangat bagus dan perlu terus dilakukan," ujarnya.
Terlebih lagi, protap prokes tersebut dibarengi dengan kebijakan rapid test antigen gratis khusus bagi sopir kendaraan logistik maupun angkutan umum yang akan menyeberang ke Bali mulai 22 Desember 2020 kemarin, hingga 4 Januari 2021 mendatang. "Hasilnya, 19 orang sopir dinyatakan reaktif dari kurang lebih 1500 orang sopir yang melakukan rapid test antigen," ungkapnya.
Kakorlantas menambahkan, pihaknya telah melakukan pemantauan di Bandara Ngurah Rai. Di mana jumlah kedatangan penumpang, sangat turun drastis hingga 90 persen. Kendati demikian, arus wisatawan lokal yang hendak berwisata ke Bali melalui pelabuhan penyeberangan Ketapang sudah menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan hari biasanya. Sehingga sangat diperlukan koordinasi yang baik antara Dirlantas Polda Jatim, Polresta Banyuwangi dan Dirlantas Polda Bali.
"Dengan peningkatan ini, diharapkan adanya kordinasi yang bagus antara Kapolresta Banyuwangi dengan Dirlantas Polda Jatim maupun Dirlantas Polda Bali untuk mengatur dan mengelolanya," pungkasnya. (hen)
Editor : Apriliana Devitasari