klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pemkab Sidoarjo Kebut Persiapan Pembangunan Kawasan Industri Halal

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi bakal lokasi Kawasan Industri Halal (KIH) Jatim di Safe N Lock Eco Industrial Park, Sidoarjo pada pada Minggu (29/11/2020) lalu. (ist)
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi bakal lokasi Kawasan Industri Halal (KIH) Jatim di Safe N Lock Eco Industrial Park, Sidoarjo pada pada Minggu (29/11/2020) lalu. (ist)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Rencana pembangunan kawasan industri halal (KIH) di wilayah Kabupaten Sidoarjo terus dipersiapkan. Kini perkembangan pembangunan kawasan satu satunya di Jawa Timur itu sedang proses pengurukan.

[irp]

"Sekarang sedang proses pengurukan ya. Mudah mudahan Januari dan Februari selesai proses pengurukan. Setelah itu nanti ada tim dari Jakarta yang datang untuk melakukan verifikasi," kata Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono pada Kamis (3/12/2020).

Menurutnya, KIH ini akan berdiri di atas lahan seluas 148 hektar dari total luasan kawasan 410 hektar yang telah disiapkan oleh Pemkab Sidoarjo. "Karena memang luas wilayah untuk sistem industrinya luas sekali, areanya sudah siap, masyarakatnya juga sudah siap," tandasnya.

Kepala Dinas Penanamam Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sidoarjo, Ari Suryono mengungkapkan, pihaknya akan mendukung proyek ini dengan kemudahan perizinan untuk kawasan indutri halal yang dibuat di sebagian kawasan safe n lock. "Indutri halal perlu didorong karena begitu besarnya potensi produk halal baik di dalam atau luar negeri," kata Ari.

Perlu diketahui sebelumnya, Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa mengatakan, berdirinya KIH di Jatim akan mendorong perkembangan industri produk halal di Indonesia. Dia berharap produk makanan halal di Indonesia tembus sepuluh besar dunia.

Saat ini produk fashion halal Indonesia telah menjadi yang terbesar kedua di dunia. Khofifah juga berharap, semakin banyak produk halal yang berkualitas untuk pasar konsumsi dalam negeri maupun melayani kebutuhan produk halal dunia.

Diakui bahwa jumlah penduduk muslim dunia sangat besar. Menurut Global Population (2019), penduduk muslim dunia tercatat 24 persen. Setara 1,9 miliar orang. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia dan saat ini tercatat 229 juta jiwa.

"Ini potensi sekaligus peluang yang bisa dimanfaatkan IKM dan UKM asal Jatim untuk menjadi pemain global dalam industri makanan halal," kata Khofifah pada Minggu (29/11/2020), saat mengunjungi bakal lokasi Kawasan Industri Halal (KIH) Jatim di Safe N Lock Eco Industrial Park, Sidoarjo. (nul)

Editor :