KLIKJATIM.Com | Gresik - Generasi muda di era revolusi industri 4.0 semakin dipacu oleh berbagai tantangan, mulai kemajuan teknologi hingga inovasi. Hal tersebut menjadi latar belakangi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) bekerjasama dengan Liga Mahasiswa menggelar Temu Tokoh Nasional bertajuk 'Distrupsi & Panemi : Tantangan Bagi Kaum Muda'.
[irp]
Dihadiri puluhan mahasiswa dari berbagai kampus, kegiatan yang digelar di Hotel Pesona Gresik ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional diantaranya, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, SS., MM., Mantan Bupati Bojonegoro Dr. Suyoto, M.Si., dan Wakil Ketua UMG Dr. Hasan Basri, M.Pd.I.
Ketua BEM UMG, Ahmad Zaki mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangka memberikan edukasi serta wawasan kepada generasi muda menghadapi tantangan di era revolusi industri 4.0 ditengah pandemi. "Generasi muda saat ini tengah memasuki era revolusi industri 4.0, dimana kita dituntut agar bisa mengembangkan teknologi serta inovasi, disisi lain pandemi Covid-19 menjadi salah satu tantangan tersendiri untuk bagaimana generasi muda membuat inovasi-inovasi sehingga bisa tetap mengembangkan ekonomi kreatif," kata Zaki.
Zaki menilai, dalam era revolusi industri 4.0 saat ini, kaum muda lebih dituntut untuk membuat inovasi yang banyak berfokus pada digitalisasi dan otomatisasi. "Era saat ini kita dituntut untuk lebih banyak fokus pada inovasi yang berbasis digitalisasi dan otomatisasi," terangnya.
Dalam diskusi itu, para narasumber banyak membincang terkait tantangan pertumbuhan ekonomi dimasa pandemi. Disisi lain, Inovasi kearifan lokal menjadi sebuah produk peningkatan ekonomi juga menjadi sangat penting. "Menumbuhkan kembali keyakinan bahwa UMKM adalah usaha yang mampu mendongkrak ekonomi," kata Suyoto, salah satu narasumber yang juga mantan Bupati Bojonegoro tersebut.
Sementara itu Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat berpesan kepada mahasiswa dan generasi muda agar adaptable terhadap perubahan. Bahkan kalau bisa menjadi trend setter dalam inovasi dan karya. "Supaya tidak gagap menghadapi era disrupsi. Karena perkembangan teknologi, menentukan cara hidup kita baik dalam segi ekonomi, sosial dan budaya," paparnya. (hen)
Editor : Abdul Aziz Qomar