klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Maksa Nyalip, Pemotor Lamongan Ini Tewas Disantap Mobil Pos Indonesia

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Petugas saat olah TKP di Jalan Desa Jatirembe, Kecamatan Benjeng, Gresik. (Faiz/klikjatim.com)
Petugas saat olah TKP di Jalan Desa Jatirembe, Kecamatan Benjeng, Gresik. (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Desa Jatirembe, Kecamatan Benjeng, Gresik. Dalam peristiwa tabrakan antara sepeda motor dengan mobil Mitsubshi L300 Pos Indonesia ini mengakibatkan satu orang tewas.

[irp]

Korban tewas diketahui bernama Suyanto (41), warga Dusun Semambung RT 2 RW 3, Desa Sidobinangun, Kecamatan Deket, Lamongan. Ia merupakan pengendara sepeda motor Honda Scoopy nopol S 2461 LO.

Kanit Laka Lantas Polres Gresik, Ipda Yossy Eka Prasetya menerangkan, insiden kecelakaan lalu lintas ini terjadi pada Senin (30/11/2020) kemarin. Tepatnya sekitar pukul 16.00 WIB.

Sesuai ketarangan yang didapatkan, pengendara sepeda motor melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan tinggi. Begitu sampai di Jalan Raya Desa Jatirembe, Benjeng berusaha mendahului sepeda motor lain di depannya dari sisi kanan.

Padahal saat itu dari arah berlawanan (selatan-utara) juga terlihat mobil Pos Indonesia nopol L 9881 VJ sedang melaju dengan kecepatan sedang. Karena jarak yang antara sepeda motor dan mobil sudah begitu dekat, maka kecelakaan pun tak terhindarkan.

Mobil Pos Indonesia yang dikemudi Sumarno (53), warga Perum GKGA Blok EC 10 RT 1 RW 7 Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik langsung menghantam pemotor tersebut. “Saat mendahului dari kanan, pengendara sepeda motor terlalu mengambil haluan ke kanan sehingga melewati marka jalan, dan terbentur dengan kendaraan roda empat,” terang Ipda Yossy, Selasa (1/12/2020).

Lanjut Yossy, sontak pengendara sepeda motor itu terpental sekitar 10 meter dari posisi sepedanya. Dan akhirnya tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Korban mengalami luka di kepala dan dilarikan ke RS Ibnu Sina untuk ver luka,” imbuhnya. (nul)

Editor :