klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Waspadai Isu SARA Jelang Pilkades Serentak

avatar Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Ratusan TNI-Polri di Lamongan siap mengamankan pelaksanaan Pilkades serentak tanggal 15 September 2019 (Achmad Bisri/Klikjatim.com)
Ratusan TNI-Polri di Lamongan siap mengamankan pelaksanaan Pilkades serentak tanggal 15 September 2019 (Achmad Bisri/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Lamongan - Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang 15 September mendatang, ratusan personel gabungan TNI dan Polri disiagakan. Personel  yang terdiri dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibnas) mengikuti Sosialisasi Kesiapan Pilkades Serentak Kabupaten Lamongan Tahun 21019 di Pendopo Lokatantra.   “Lamongan sebentar lagi akan menghadapi event besar, yakni Pilkdaes serentak. Sebanyak 385 desa akan melaksanakan pemilihan kepala desanya. Situasi ini akan sedikit panas dari biasanya oleh karena itu kita harus tetap siaga,” kata Komandan Kodim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono,  Kamis (12/9).

[irp]

Sidik berharap petugas peka terhadap perkembangan situasi. Salah satuya dalam menanggapi isu terutama terkait SARA.  “Terkait isu SARA yang terjadi akhir-akhir ini bisa membuat kita belajar, agar tidak langsung terpancing dengan berita-berita yang tidak benar. Apalagi dalam proses pemilihan calon desa tahun ini,” imbuhnya.

[irp]

Sementara itu Bupati Lamongan Fadeli yang hadir bersama Kapolri AKBP Feby DP Hutagalung menyampaikan apresiasi atas kesigapan TNI dan Polri dalam pengamanan dan menertibkan pelaksanaan Pilkades Serentak tahun 2019.  “Tinggal beberapa hari lagi pilkades dilaksanakan. Saya berterima kasih dan sangat mengapresiasi kesigapan TNI dan Polri yang turut mengamankan dan menertibkan pelaksanaan pilkades serentak tahun ini,” ungkap Fadeli.

Fadeli berkeyakinan, dengan usaha semua pihak, Lamongan akan selalu menjadi kabupaten yang aman dari konflik sosial. “Penghargaan nasional yang diperoleh Lamongan dalam penanganan konflik sosial kemarin merupakan bukti nyata kerja keras kita semua untuk menjaga Lamongan tetap aman dan kondusif,” ujarnya. Kegiatan yang diikuti 700 personel gabungan TNI dan POLRI itu menghadirkan pendiri Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) Ustad Ali Fauzi Manzi  sebagai pembicara.(bis/rtn)

Editor :