klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Tambahan Kasus Positif Covid-19 Melandai, Satgas Gresik Tetap Rajin Merazia Pelanggar Prokes

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Satgas bersama Kepolisian, TNI dan Satpol-PP melakukan operasi penegakkan protokol kesehatan di warung dan kafe di Gresik beberapa waktu lalu. (Abdul Aziz Qomar/klikjatim.com)
Satgas bersama Kepolisian, TNI dan Satpol-PP melakukan operasi penegakkan protokol kesehatan di warung dan kafe di Gresik beberapa waktu lalu. (Abdul Aziz Qomar/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Meski angka penambahan kasus positif Covid-19 di Gresik cenderung melandai, tapi kondisi ini tidak membuat Satgas setempat lebih bersantai. Karena dalam rangka menekan angka penyebaran kasus Covid-19, maka perlu adanya penegakkan disiplin protokol kesehatan (prokes) dengan tetap rutin menggelar operasi di sejumlah titik.

[irp]

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Gresik, drg Saifudin Ghozali menuturkan, pihaknya bersama aparat TNI-Polri dan Satpol PP masih terus menyisir tempat keramaian. Dengan tujuan untuk melakukan sosialisasi disiplin prokes Covid-19.

"Di beberapa titik memang masih ada yang sedikit mengabaikan protokol kesehatan, meski angka kasus baru dan risiko penularan turun, kita tetap awasi dan imbau agar masyarakat patuh dalam menerapkan protokol kesehatan," ujar Ghozali kepada klikjatim.com, Selasa (10/11/2020).

Menurutnya, beberapa tempat umum yang masih berpotensi terjadinya pelanggaran prokes antara lain di warung kopi atau kafe. Lalu di pasar, pusat perbelanjaan dan sebagainya.

"Karena itu kami awasi betul dan terus-menerus melakukan pengawasan dan sosialisasi penegakkan protokol kesehatan, kalau fasilitas publik dan instansi pelayanan pemerintah, kami pastikan protokol kesehatan terpenuhi seperti tempat cuci tangan dan pengaturan jarak," jelasnya.

Sementara itu perlu diketahui untuk update data terbaru kasus Covid-19 per tanggal 10 November 2020, yang dirilis oleh Satgas Gresik menyebutkan, terjadi penambahan enam kasus positif yang tersebar dalam empat kecamatan. Sementara pasien sembuh bertambah lagi sebanyak sembilan orang berasal dari enam kecamatan berbeda. (nul)

Editor :