KLIKJATIM.Com | Gresik – Kebakaran melanda area penyimpanan serbuk kayu di PT Rajawalai Boan Hagsanapon yang berlokasi di Jalan Raya Cangkir KM 22, Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, pada Senin (6/10/2025) dini hari. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam insiden tersebut.
Menurut Perwira Piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, Rizal Sulistyo Nugroho, kebakaran pertama kali dilaporkan pada pukul 01.33 WIB oleh seorang wartawan bernama Relly, setelah mendapat informasi dari pihak perusahaan. Petugas dari Pos Driyorejo segera meluncur ke lokasi dua menit kemudian dan tiba pada pukul 01.45 WIB.
“Api diduga berasal dari tumpukan serbuk kayu yang terbakar di dekat panel listrik. Penjaga gudang melihat kobaran api semakin membesar, kemudian melapor ke pihak HRD yang langsung menghubungi kami,” jelas Rizal.
Sebanyak dua unit mobil pemadam dan dua unit mobil suplai air diterjunkan untuk melakukan pemadaman. Proses penanganan berlangsung cukup lama karena material serbuk kayu mudah menyala dan sulit dipadamkan secara cepat.
“Petugas langsung melakukan size up dan pemadaman di lokasi. Setelah api padam, dilakukan pembasahan dan pemeriksaan untuk memastikan area benar-benar aman,” tambahnya.
Baca juga: Korsleting Listrik Picu Kebakaran Gudang di Driyorejo Gresik, Api Padam Setelah Enam JamProses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 08.13 WIB, atau sekitar tujuh jam setelah laporan pertama diterima. Tidak ada korban luka maupun kerugian material yang dilaporkan.
Dalam operasi ini, sebanyak 11 personel dari dua pos diterjunkan, yaitu Pos Driyorejo (6 personel) dan Pos Menganti (5 personel). Selain itu, unsur lain yang turut membantu antara lain Damkar PT Agrindo, Polsek Driyorejo, dan Koramil Driyorejo.
Rizal menegaskan bahwa tidak ditemukan kendala berarti di lapangan.
“Seluruh personel dapat bekerja dengan baik, berkat koordinasi cepat dan dukungan dari berbagai pihak,” ujarnya.
Dari catatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, sepanjang bulan Oktober 2025 hingga tanggal 6, tercatat sudah terjadi delapan kejadian kebakaran dan delapan operasi penyelamatan (rescue) di wilayah Kabupaten Gresik. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar