KLIKJATIM.Com | Gresik - Tiga rumah di Desa Pulopancikan, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik hangus terbakar pada Rabu pagi, 14 Agustus 2024. Saat terbakar, para penghuni rumah tersebut sedang keluar bekerja.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Pemkab Gresik Suyono menyampaikan, tiga unit rumah tersebut berada di Jalan KH Zubair, Gang 35 RT 001 RW 003. Laporan kebakaran tersebut masuk ke Dinas Damkarla pada pukul 10.11 WIB, sedangkan api berhasil dipadamkan pada pukul 11.55 WIB.
Adapun pemilik tiga rumah tersebut adalah Samsudin, Hafiqi, dan rumah milik Ninis yang dikontrak oleh Imam.
"Menurut keterangan warga yang berada di lokasi kejadian, ketiga rumah tersebut dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya pergi kerja," terang Suyono.
Yono menjelaskan, awal mula kebakaran tersebut diketahui oleh Marwan (warga), dia melihat asap pada pukul 09.00 WIB dari dalam rumah yang dihuni Imam, yang mengontrak salah satu dari tiga rumah yang terbakar tersebut.
Kemudian, pada pukul 09.30 WIB asap semakin mengepul dan menjadi api, Marwan lalu melaporkan kejadian tersebut kepada Nursya'adah agar menghubungi Ninis sebagai pemilik salah satu rumah.
"Seketika itu Pak Marwan menghubungi pemilik rumah tetapi tidak ada respon, Pak Marwan mencoba mendatangi ke tempat kerja beliau di TK Yimi akan tetapi masih tidak ada respon, akhirnya warga memutuskan untuk mendobrak rumah Pak Imam," terang Yono.
Baca juga: Kebakaran di Gresik Mencapai 94 Peristiwa, Lebih Banyak Dari Bulan Lalu
Setelah itu warga mengetahui bahwa telah terjadi kebakaran di dalam area bagian belakang rumah. Kemudian warga setempat langsung menghubungi pihak Dinas Damkarla untuk meminta bantuan pemadaman.
Mendapati laporan tersebut petugas Damkarla bergegas berangkat ke lokasi kejadian kemudian melakukan size-up lokasi dan segera melakukan pemadaman obyek yang kebakaran.
"Upaya pemadaman terus dilakukan oleh tim hingga api benar-benar sudah padam. Setelahnya pasukan melakukan pembasahan dan pendingin area hingga tidak ada titik api dan asap yang bisa menimbulkan api menyala kembali," terang Yono.
Hingga saat ini, belum diketahui penyebab kebakaran tersebut, begitupun nilai kerugian masih ditaksir pihak berwenang. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran tersebut.
"Kami himbau kepada masyarakat kalau keluar rumah sambungan listrik dimatikan, kabel-kabel yang menancap di colokan listrik dicabut, itu bisa mengurangi resiko korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran," himbau Yono. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar