KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Rombongan bus dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dikabarkan mengalami kecelakaan.
Kecelakaan tersebut terjadi di jalan TOL Gempas jurusan Banyuwangi-Surabaya, tepatnya TOL KM 786 B, turut Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.
Dari informasi yang diterima, kejadian itu terjadi Sabtu (02/12/2023) sekitar pukul 01.45 WIB. Dimana bus nomor polisi K 7627 OC rombongan SMK Ngasem itu menambrak dump truk nomor polisi A 9059 ZA. Akibatnya, pengemudi dan kenek bus meninggal dunia di lokasi kejadian atau tempat kejadian perkara (TKP).
Selain itu, lima orang penumpang, yang terdiri dari dua orang perwakilan biro travel, dua orang guru, dan seorang siswi SMKN Ngasem, dilaporkan mengalami luka-luka. Dan saat ini, kelima korban luka-luka semuanya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil, Pasuruan.
Dari data yang dihimpun, rombongan bus SMK Negeri Ngasem tersebut hendak pulang ke Bojonegoro setelah melakukan Kunjungan Industri di wilayah Provinsi Bali.
Baca juga: Sebulan Tidak Terungkap, Kasus Perampokan Emas di Bojonegoro Diambil Alih Polda JatimKepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Pasuruan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Deni Eko Prasetyo, dikonfirmasi awak media ini membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
Menurutnya, kronologi kejadian tersebut bermula saat kendaraan bus rombongan SMK Negeri Ngasem, Bojonegoro dari arah Bali tujuan Bojonegoro berjalan dari arah timur ke barat di lajur lambat.
Sesampainya di lokasi kejadian atau tempat kejadian perkara (TKP) diduga pengemudi kurang konsentrasi kemudian menabrak kendaraan dump truk nomor polisi A 9059 ZA yang berjalan di depannya.
“Diduga pengemudi bus kurang konsentrasi kemudian menabrak kendaraan dump truk yang berjalan di depannya," kata Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Deni Eko Prasetyo.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi bus Khusnul Khulug dan keneknya Dermawanto, meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain itu, lima orang penumpang bus mengalami lukaluka. Sedangkan pengemudi truk dan keneknya tidak mengalami luka-luka.
“Posisi akhir kendaraan dump truk berhenti terguling di bahu jalan sebelah kanan dengan muatan tercecer di lajur cepat dan lajur lambat. Untuk kendaraan bus berhenti di Jajur bahu luar menghadap ke barat," pungkasnya. (qom)
Editor : M Nur Afifullah