KLIKJATIM.Com | Jombang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang menggelar nonton bareng (nobar) penyerahan rekor MURI, pencocokan dan penelitian (coklit) sejuta pemilih hari pertama, penyelenggaraan pemilihan Gubernur Wakil Gubernur Jawa Timur, dan Bupati Wakil Bupati Jombang tahun 2024.
Nobar digelar di kantor KPU Jombang dihadiri komisioner serta sejumlah tamu undangan seperti Ketua Bawaslu Jombang David Budiyanto, dan diikuti secara serentak di masing-masing wilayah kerja PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) pada 21 Kecamatan, dengan turut dihadiri oleh penyelenggara lain seperti PPS (Panitia Pemungutan Suara) Desa, Pantarlih (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih), dan Panwascam pada Senin (24/6/2024) malam.
Ketua KPU Jombang, Ahmad Udi Masjkur mengungkapkan kegiatan nobar tersebut sebagai bentuk komitmen penyelenggara pemilihan Gubernur Wakil Gubernur, dan Bupati Wakil Bupati pada 27 November 2024 mendatang.
"Ini merupakan agenda nasional untuk menunjukkan komitmen KPU RI bahwa penyelenggaraan dalam Pilkada 2024, secara berjenjang mampu menghadirkan keserentakan wujud dari penyelenggaran yg sesuai dengan waktunya, jadwal dan tahapan," ungkapnya di kantor KPU Jombang.
Pada momen tersebut, Ahmad Udi mengatakan jika pada hari ini petugas Pantarlih di Jombang yang dilantik sebanyak 3.812 orang, melakukan coklit pada warga sesuai dengan arahan KPU Jawa Timur turut mensukseskan sejuta coklit pemilih Pilkada tahun 2024.
Ia menambahkan jika petugas Pantarlih akan melakukan tugas coklit yang dimulai sejak 24 Juni 2024 hingga 24 Juli 2024, dalam masa satu bulan guna mendapatkan data pemilih yang akurat dan mutakhir.
Baca juga: Pemkab Bojonegoro Serahkan 1.935 SK Pengangkatan PPPK"Petugas pantarlih ini nanti akan datang kerumah masing-masing warga, sehingga kamimeminta bantuan kepada masyarakat kerjasamanya nantikan petugas kami pantarlih di waktu tersebut, dengan menunjukkan kartu keluarga dan KTP el agar petugas mejalankan tugas sesuai ketentuan," katanya.
Dari pelaksanaan coklit petugas Pantarlih Pilkada 2024 ini, Ahmad Udi menegaskan agar seluruh prosedur dilakukan dengan benar sehingga data pemilih dapat diacuan secara tepat dalam pelaksanaan pemilihan.
"Petugas pantarlih akan melakukan pencocokan dan penelitian disandingkan dengan daftara pemilih hasil sinkronisasi, sehingga dapat diketahui apakah pemilih mememuhi syarat atau tidak sehingga dapat kita lakuka rekapitulasi," terangnya.
Ahmad Udi juga mengapresiasi atas kinerja dan kerjasama semua pihak dalam mensuksekan setiap tahapan pemilihan Gubernur Wakil Gubernur, dan Bupati Wakil Bupati tahun 2024 dapat berjalan dengan sesuai tujuan dan harapan.
"Terimakasih atas kerjasama semua pihak, kami berharap partisipasi panjenengan. Kedepan kita nantikan untuk mengawal jalannya Pilkada 2024, agar pemilihan dilaksanakan secara berkualitas dan lebih bermartabat," pungkasnya. (qom)
Editor : Diana