KLIKJATIM.Com | Gresik - Setelah mendapat komplain dari pelanggannya karena air keruh, PDAM Giri Tirta Gresik menjanjikan kualitas air kembali normal dalam waktu 2x24 jam (2 hari). Janji itu disampaikan setelah pihak PDAM Giri Tirta bertemu dengan PT Air Bersih Jatim, selaku penyedia bahan baku air dari sumber Umbulan, Pasuruan.
[irp]
Direktur Utama PDAM Gresik, Siti Aminatuz Zahriyah ditemani Direktur Umum, Heru Budi Hartono bertemu dengan manajemen PT Air Bersih Jatim di area Reservoar Unit SPAM Umbulan fasilitas milik PTAB, Kawasan Industri Maspion, Romo Kalisari Surabaya. Mereka ditemui Kepala Unit SPAM Umbulan PT Air Bersih Jatim, Ibrahim Sahara dan Manager Marketing PT Meta Adhya Tirta Umbulan, Muhammad Anwar.
Dalam pertemuan itu Manager Marketing PT Meta Adhya Tirta Umbulan, Muhammad Anwar meminta maaf. Dia menuturkan, keruhnya air SPAM Umbulan lebih diakibatkan adanya pembersihan pipa (flushing) dari sedimentasi lumpur yang mengendap.
“Dalam dua hari ini kami pastikan air yang diterima PDAM Giri Tirta jernih kembali. Kami selaku pihak yang mensuplai air SPAM Umbulan memohon maaf,” kata Manager Marketing PT Meta Adhya Tirta Umbulan.
Baca juga: Bupati Gresik Berangkatkan 376 Jamaah Haji Kloter 46
Direktur Utama PDAM, Siti Aminatus Zahriyah mengatakan, sejak awal pekan kemarin banyak pelanggan PDAM Giri Tirta Gresik mengeluhkan kualitas air. Hal ini berakibat dengan banyaknya pengaduan pelanggan kepada PDAM Giri Tirta. “Kami kesini ingin menanyakan kepada pihak PT AB selaku operator SPAM Umbulan mengapa air yang kami terima ini keruh,” kata Risa (Sapaan akrabnya).
Ditempat sama, Direktur Umum PDAM Giri Tirta Gresik, Heru Budi Hartono menjelaskan, PDAM Giri Tirta mendapatkan supply air dari SPAM Umbulan melalui PT Air Bersih Jatim sebesar 1.000 liter perdetik. Pada tahap awal pengoprasiannya perusahaan milik Pemerintah Provinsi Jatim itu mampu mensuplai air bersih kepada PDAM Giri Tirta sebesar 300 liter perdetik.
“Jadi bukan hanya pelanggan saja yang dirugikan. Dengan keruhnya air ini kami juga rugi karena terpaksa air volume distribusi ke pelanggan kami kurangi agar sedimentasi kotoran tidak masuk ke pipa kami di wilayah kota,” keluhnya.
Baca juga: Lepas Jamaah Haji Kloter 46, Bupati Gresik Berpesan untuk Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
Dikatakan, agar kegiatan pembersihan pipa dari sedimentasi lumpur berjalan cepat pihaknya sudah membuka 9 titik washout (pembersihan) yang ada di area Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya dan Gresik. Selanjutnya, sebagai pihak penyedia air bersih, Anwar berjanji hal ini tidak akan terulang kembali.
“Sejak tiga hari ini kami sudah berupaya keras melakukan pembersihan pipa dari sedimentasi lumpur. Total air yang sudah kami keluarkan selama aktivitas pembersihan pipa hingga 1.300 liter perdetik,” pungkasnya. (hen)
Editor : Abdul Aziz Qomar