Sopir Ngantuk, Tronton Seruduk Dam Truk Parkir di Parengan Tuban

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Tuban—Sebuah truk tronton menyeruduk dam truk yang parker di pinggir Jalan Raya Soko-Parengan, tepatnya di kawasan Alas Tuwo Desa Mojomalang, Kecamatan Parengan, Tuban, Kamis (15/10/2020) malam.

[irp]

Baca juga: Dendam Lama Berujung Tragedi Berdarah, Pria di Sampang Tega Sabet Paman dan Adik Kandung

Akibat kejadian tersebut seorang meninggal dunia. Dugaan sementara kecelakaan ini lantaran sopir dum truk mengantuk dan lepas kendali.

"Diduga (sopir) tronton mengantuk dan tidak konsentrasi jadi menabrak truk di depannya," kata Kasat Lantas Polres Tuban AKP Argo Budi Sarwono.

Kecelakaan ini bermula saat truk tronton warna merah dengan W 9694 UL berjalan dari timur. Truk tronton itu dikemudikan oleh Sony Pratama (31), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.

Baca juga: Kecamatan Kota Belum Terkejar, Perebutan Juara Umum Porkab Bojonegoro Masih Panas

Sesampainya di lokasi kejadian, truk tronton yang dikemudikan oleh Sony Pratama itu menyeruduk bagian belakang kendaraan dump truk S 8617 UH yang sedang parkir di bagian kiri jalan. Kendaraam dam truk itu awalnya dikemudikan oleh Tantama Krisman Hari (24), warga asal Desa Sokosari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.

Menurutnya, setelah dam truk itu ditabrak dari belakang kemudian terdorong ke depan dan menabrak dam truk lainnya K 8532 PD yang dikemudikan Suharsono (29), warga Desa Pakis, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, Jateng. 

"Saat itu kendaraan dam truk K 8532 PD itu sedang mengalami kerusakan dan berhenti di pinggir jalan raya," katanya

Baca juga: Kabupaten Sumenep Pimpin Daerah Berinflasi Terendah di Jawa Timur pada Juni 2026

Kasatlantas Tuban menambahkan, setelah ditabrak dari belakang dua kendaraan dam truk itu terdorong ke kanan dan satu ke kiri. Kemudian kendaraan itu menabrak korban Tantama Krisman Hari yang saat itu sedang berdiri di pinggir jalan hingga korban meninggal dunia di TKP.

"Sekarang satlantas melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan olah TKP, mengumpulkan keterangan para saksi, untuk kendaraan sudah dievakuasi dari TKP dan diamakan oleh petugas untuk proses lebih lanjut," pungkasnya. (mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru