KLIKJATIM.Com I Lamongan - Kunjungan Calon Bupati Lamongan nomor urut 2, Yuhronur Efendi ke Desa Wonorejo Kecamatan Glagah Lamongan mendapat sambutan hangat warga sekaligus "sambatan", Selasa (14/10/2020).
[irp]
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, 78 Personel Polres Bojonegoro Terima Tanda Kehormatan Negara
Dalam kesempatan berdialog dengan masyarakat Desa Wonorejo, Yuhronur mendapati banyak hal yang perlu dibenahi. Diantaranya bidang pertanian, air bersih dan legalitas tanah warga.
Salah seorang perwakilan warga, Abdul Wahab curhat, bila sampai saat ini Desa Wonorejo belum tersentuh program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap). "Padahal sudah berjalan bertahun-tahun," keluhnya.
Mendapat hal itu, Yuhronur pun heran dengan belum meratanya program PTSL, bahkan dalam sebuah desa belum ada sama sekali.
"Belum ada sama sekali? Baik itu akan jadi salah fokus perhatian kami, akan kami komunikasikan dengan BPN dan pihak terkai," ujarnya.
Selain itu masalah lertanian dan air bersih juga disampaikan. Abdul Rokib salah seorang warga menyampaikan bila dalam musim kemarau, air irigasi pertanian yang berasal dari Bengawan solo asin, sehingga tidak memungkinkan untuk mengairi sawah.
Baca juga: Petaka Sopir Mengantuk, Xpander Seruduk Motor, PKL, hingga Warung Sembako di Sumenep
"Bahkan airnya kering, sehingga tidak bisa tanam, dan juga masalah pupuk kadang sering terjadi kelangkaan," curhatnya.
Yuhronur pun mengupayakan penambahan kuota pupuk bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan tanam Masyarakat.
"Kita langsung kordinasi bila ada kelangkaan, upaya jangka pendeknya kadang harus mengambil jatah bulan depan bahkan tahun depannnya. Upaya jangka panjangnya kami upayakan penambahan kuota untuk masyarakat," jelasnya.
Baca juga: Anggaran Sampang Dipangkas, Komisi II DPRD Desak Desa Mandiri dan Berhenti Berpangku Tangan
Sedangkan untuk menjamin ketersediaan air bersih di Desa Wonorejo Yuhronur mengupayakan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS).
"Kami upayakan PAMSIMAS bisa mulai 2021, karena tadi saya tanyakan katanya belum ada bahkan embrionya saja belum," ujarnya. (bro)
Editor : Abdul Aziz Qomar