KLIKJATIM.Com | Probolinggo - Sudah jatuh tertimpa tangga pula, barangkali peribahasa ini cocok ditimpakan kepada Fathor Rosi (18). Remaja ABG asal Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo ini menjadi korban pengeroyokan kawanan begal. Sudah begitu sepeda motor kesayanganya masih saja dibawa kabur pelaku.
[irp]
Baca juga: Gudang Ganja di Probolinggo Digerebek Polisi, 10 Orang Diamankan
Aksi pembegalan itu terjadi di simpang empat Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Minggu (11/10/2020) dini hari sekitar pukul 00.30. Saat itu korban hendak mengantarkan rekannya, usai nonton pertandingan lomba voli di Kelurahan Patokan. “Saya dari nonton voli. Saya bersama teman saya yang dari Kraksaan Wetan. Setelah pertandingan voli selesai saya mengantarkannya pulang,” katanya saat konfirmasi.
Dijelaskan, setiba di rumah temannya, dia pamitan pulang dengan mengendarai motor Honda Scoopy bernopol N 2102 MJ. Sesampai di traffic light Kraksaan Wetan, korban hendak menyeberang namun dari arah barat muncul gerombolan geng motor. Saat itulah, satu orang melompat ke motornya dan langsung memukul.
"Begitu juga dengan yang lainnya. Mereka mengeroyok dirinya hingga pingsan di tengah jalan. Saya dikeroyok. Kemudian setelah saya pingsan motor saya diambil dan dibawa kabur,” kata korban.
Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes
Korban baru tersadar saat ada seorang tukang becak yang menolongnya. Tukang becak tersebut, mengetahui kejadian yang menimpa korban namun saat itu tidak berani untuk menolong korban. Tukang becak yang tidak diketahui namanya itu baru berani menolong setelah para pelaku yang diduga lebih dari lima orang itu kabur.
Akibat kejadian itu, ia mengalami luka di bagian kepala. Bahkan, saat sadar mukanya dipenuhi darah yang mengucur dari kepalanya. “Ya berdarah. Tapi saya tidak tahu diapakan sampai berdarah itu. Yang saya tau saya dikeroyok oleh mereka,” ungkapnya.
Baca juga: Terbaru, Magic Lightening Premium Diamond 1 Glowing Bisa Atasi Masalah Jerawat Wajah
Kanit Reskrim Polsek Kraksaan Iptu Maruji saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. “Ya benar ada pembegalan,” ungkapnya.
Saat ini, kasus itu sedang diselidiki. Pihaknya masih melakukan pengumpulan bukti dan keterangan saksi. “Kami melakukan pengumpulan bukti bukti dan keterangan saksi,” pungkasnya. (hen)
Editor : Redaksi