KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kapolri Jenderal Tito Karnavian, memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada tiga anggota Polsek Wonokromo, Surabaya, terkait peristiwa penyerangan oleh pelaku Imam Mustofa beberapa waktu lalu. Secara resmi kenaikan pangkat tersebut dilakukan melalui upacara yang dipimpin Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho di halaman Mapolsek Wonokromo, Selasa (20/8/2019).
Mereka adalah Ipda Agus Sumarsono, korban yang mengalami luka di bagian kepala, pipi dan tangan karena disabet celurit oleh pelaku. Ipda Agus sebelumnya berpangkat Aiptu.
Baca juga: Perempuan Mabuk Pengemudi Outlander yang Tewaskan Pekerja Ditahan Polrestabes Surabaya
[irp]
Kemudian Aiptu Heru Prasetyo, yang sebelumnya berpangkat Aipda. Serta Brigpol Febian Lasadewa Kuncoro, yang sebelumnya berpangkat Briptu. Keduanya berhasil melumpuhkan pelaku penyerangan di Mapolsek.
Dalam proses penerimaan kenaikan pangkat ini hanya terlihat Aiptu Heru dan Brigpol Febian. Sedangkan Ipda Agus tidak bisa hadir, karena masih dalam perawatan di rumah sakit.
Baca juga: Spesialis Pembobol Gudang Lintas Provinsi Ditangkap Jatanras Polda Jatim
“Ini merupakan salah satu bentuk apresiasi dari pimpinan Polri kepada anggota yang sudah berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas,” ujar Kombes Pol Sandi.
[irp]
Kapolrestabes berharap, penghargaan tersebut bisa memberikan motivasi untuk anggota lainnya. Yaitu dapat melaksanakan tugas dengan baik dalam kondisi sesulit apapun.
Baca juga: Pengemudi Perempuan Diduga Mabuk Tabrak Pekerja Pasar hingga Tewas di Surabaya
KPLB adalah salah satu bentuk penghargaan dari pimpinan. Bahwa pimpinan peduli terhadap seluruh anggota, dengan mengapresiasi semua kinerja anggota sebagai motivasi.
“Kejadian ini akan menjadi evaluasi bagi kita semua, agar ke depan tidak ada lagi mako (Markas Komando) yang diserang, serta tidak ada lagi anggota yang menjadi korban. Untuk itu kesiap siagaan anggota harus ditingkatkan lagi,” tegasnya. (lam/hen)
Editor : Redaksi