Tenaga  Penyelamatan Kapal Nuklir Bio Kimia Ditambah

Reporter : Wahyudi
Danpuspeknubika Kodikdukum Kodiklatal, Kolonel Laut (T) Reza Kusumanegara, S.T., M.A.P memberi selamat kepada peserta yang telah menyelesaikan kursus dengan baik. (Achmad Alamudi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com I Surabaya -   Komandan Pusat Penyelamatan Kapal Nuklir Bio Kimia (Danpuspeknubika) Komando Pendidikan Dukungan Umum (Kodikdukum) Kodiklatal, Kolonel Laut (T) Reza Kusumanegara secara resmi menutup Kursus Penyelamatan Kapal Nuklir Bio Kimia (Suspeknubika) tingkat Bintara Tamtama TA 2019 yang dilaksanakan di Aula gedung Puspeknubika Kesatrian Bumimoro Kodiklatal. Program Suspeknubika tersebut merupakan upaya dari pemimpin TNI AL, untuk menambah dan meningkatkan kemampuan serta ketrampilan personil dalam bidang penyelamatan kapal dan Nubika.

[irp]

Baca juga: Kasus Korupsi BSPS Sumenep Memanas: Kejati Jatim Tetapkan Tenaga Ahli DPR RI sebagai Tersangka Baru

Suspeknubika Tingkat Bintara dan Tamtama yang telah dilaksanakan selama tiga bulan tersebut, diikuti 15 prajurit dari Komando Utama (Kotama) TNI AL Wilayah Surabaya. Dari 15 Prajurit itu terdiri 13 prajurit Bintara dan 2 prajurit Tamtama. Hadir dalam pembukaan para Kadep dan Kabag di lingkungan Puspeknubika Kodiklatal.

Baca juga: Wings Group Buka Lowongan Kerja untuk 49 Posisi

Reza menyampaikan, ucapan selamat atas keberhasilan para siswa dalam menyelesaikan kursus Peknubika selama tiga bulan dalam keadaan aman dan sehat. Adapun program yang dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan dan mengantisipasi dari menyusutnya kemampuan prajurit karena faktor usia maupun lain sebagainya. Dalam pelaksanaan kursus ini, para siswa dibekali ketrampilan sesuai standar kualifikasi TNI AL.

[irp]

Baca juga: Gerak Cepat Khofifah Pulihkan Nadi Pertanian Situbondo, Targetkan Irigasi Rampung dalam Tiga Hari

Dengan selesai mengikuti kursus peknubika ini diharapkan, para prajurit memiliki kemampuan yang lebih dalam mengatasi penanggulangan kedaruratan. Sehingga dalam penugasan nanti setiap personel dapat menjadi motor dan inspirator dalam mencegah terjadinya kecelakaan di Pangkalan maupun di laut. (lam/rtn)

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru