KLIKJATIM.Com | Gresik—Universitas Muhammadiyah Gresik menggelar wisuda virtual untuk yang pertama kalinya, Sabtu (03/10), dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting.
[irp]
Baca juga: Berikan Kenyamanan Belajar, Cabang Dinas Pendidikan Sampang Ciptakan Inovasi Astra
Tahun ini, ada 504 wisudawan yang berasal dari jenjang Diploma, Sarjana dan juga Pascasarjana dari 8 Fakultas dan 21 program studi.
Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik, Prof. Dr. Ir. Setyo Budi menyampaikan, Universitas Muhammadiyah Gresik sangat bangga dapat meluluskan para lulusan terbaiknya meskipun berada di tengah pandemi yang berkepanjangan.
“Pandemi Covid-19 memang telah mengubah banyak aspek dalam kehidupan kita. Semua kegiatan yang biasa kita lakukan secara tatap muka harus berganti dengan menggunakan daring termasuk kegiatan belajar mengajar yang biasa kita lakukan di dalam ruangan kelas pada akhirnya harus dilakukan secara daring, termasuk kegiatan wisuda kali ini. Begitupun juga kegiatan pengerjaan, pembimbingan dan pengujian skripsi dan tugas akhir,” paparnya.
Baca juga: Diduga Keruk Tanah Tanpa Izin, Wabup Bojonegoro Tutup Sementara Lokasi Galian C di Trucuk
Setyo mengungkapkan, meskipun dalam kondisi yang tidak pasti, Universitas Muhammadiyah Gresik terus berbenah dan mencetak banyak prestasi, salah satunya adalah dengan berhasil menaikkan peringkat Klasterisasi Pendidikan Tinggi Dirjen Dikti Kemdikbud tahun 2020 dimana Universitas Muhammadiyah Gresik berhasil menduduki urutan 122 se-Indonesia dari total 2.136 PTN dan PTS yang ada di Indonesia.
Universitas Muhammadiyah Gresik juga mendapatkan Bantuan Program Studi Menerapkan Kerja Sama Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) dari Dirjen Dikti Kemendikbud.
Baca juga: Sengketa Memanas, PT Linggarjati Tantang BSN Buktikan Transparansi dan Nilai Syariah
“Para dosen dan mahasiswa kami juga terus meningkatkan prestasi. Jumlah publikasi ilmiah dari para dosen kami juga semakin banyak. Mahasiswa pun banyak mendapatkan hibah baik itu KBMI, PKM maupun PHBD. Mahasiswa kami pun beberapa telah terpilih untuk mengikuti Program PERMATA-SAKTI yakni program pertukaran mahasiswa ke universitas maupun sekolah tinggi lain di seluruh Indonesia yang merupakan bagian dari program Kampus Merdeka & Merdeka Belajar tahun 2020,” jelasnya.
Pada akhir sambutannya, Setyo berharap agar seluruh wisudawan maupun wisudawati segera dapat berkarya dan bekerja mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk membangun masyarakat Indonesia yang lebih baik. (mkr)
Editor : Redaksi