Baca juga: Pansus DPRD Gresik Desak Pemkab Tingkatkan Optimisme Proyeksi Fiskal dalam RPJMD 2025–2030
Menurutnya, BUMD pertanian ini sangat efektif bagi kalangan para petani agar bisa petani bertambah sejahtera yang banyak di Lapangan, rugi karena permainan tengkulak.
"Kebiasaan para petani saat panen pertama memang dijual sendiri, tapi saat mulai panen ke dua, tiga, dan ke empat tidak, tapi jalur ke tenggulak, dan bagi petani sangat sedikit keuntungannya, berbanding jauh dengan keuntungan tengkulak, tapi jika sudah ada BUMD nantinya petani menjual hasil panennya ke Pemerintah, dan Pemerintah yang memasarkannya," papar Abdul Qodir yang sekaligus Ketua DPRD Gresik dihadapan puluhan Gapoktan yang hadir.
Lalu, apa lagi lanjut Qodir, pihaknya juga akan melaksanakan Perda tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang akan memudahkan para petani proses pembebasan pajak serta subsidi pupuk.
"Nantinya, para petani segera daftar lahan pertanian berkelanjutan, nanti akan ada dilakukan pemotongan pajak, dan hibah pupuk organik," ujarnya. (hen)
Baca juga: Polisi Akan Panggil Orang Tua dan Guru Remaja yang Tenteng Celurit di Kabupaten Gresik
Baca juga: Bosda 2023 Tak Cair Separuh, Komisi IV DPRD Gresik Beri Catatan Evaluasi
Editor : Redaksi