KLIKJATIM.Com | Jember – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jember Abdussalam dan Ifan Ariadna tegas menolak usaha pertambangan emas. Ini sebagai komitmen politiknya bahwa mereka tidak mengizinkan korporasi mengeksploitasi habis-habisan kekayaan alam, karena itu berdampak besar terhadap lingkungan.
[irp]
Baca juga: Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Atas Motor di Jember
Penolakan tersebut beralasan karena kehadiran tambang tidak memberi dampak terhadap kesejahteraan masyarakat dan perlindungan terhadap alam. Karena perut bumi yang digali tidak akan bisa kembali seperti semula, sehebat apapun upaya rehabilitasi yang dilakukan untuk memulihkannya.
Baca juga: Dihantam Ombak, Pemancing Jember Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan Pantai Payangan
"Apabila kami diberikan amanah untuk memimpin Jember, kita perlu bersama-sama menolak apapun yang akan merusak atau mengeksploitasi alam, kita tau ada tambang emas di sini. Kami harus mementingkan kepentingan orang banyak, tidak boleh mengeksploitasi alam," kata Abdussalam, Kamis (25/9/2020).
Sebagai perusak lingkungan, pertambangan dapat mengubah secara total, baik iklim maupun tanah akibat seluruh lapisan tanah di atas deposit bahan tambang disingkirkan. Selain penambangan juga bisa mengakibatkan perubahan sosial ekonomi masyarakat di sekitar kawasan penambangan. Tambang emas hanya mengeruk ceruk uang fantastis yang nantinya tidak memperhatikan dampak lingkungan.
Baca juga: TPA Pakusari Penuh, Pemkab Jember Larang Sampah Organik Masuk Mulai 1 Juni 2026
"Kita tahu potensi di Jember ini sangat banyak, terutama kalau kita tidak menambang, kita berdayakan bagaimana memberdayakan di atasnya seperti pengembangan potensi perkebunan, pariwisata dan lainnya," tandasnya. (bro)
Editor : Abdus Syukur