Manfaatkan Toga, Tidak Bergantung Obat Kimia

Reporter : Wahyudi
Bupati Lamongan, Fadeli (dua kiri) saat menerima Tim Penilai. (Achmad Bisri/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com I Lamongan - Program Lamongan Green and Clean (LGC) sukses diterapkan hingga ke tingkat desa. Kini road map LGC ini akan diterapkan untuk menyukseskan Program Asuhan Mandiri (Asman) melalui Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga).

Hal ini seperti yang diutarakan Bupati Lamongan, Fadeli. Saat menerima Tim Penilai Kelompok (Asman) Melalui Pemanfaatan Toga di Guest House Pemkab Lamongan.

Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026

[irp]

Menurut Fadeli, implementasi penggunaan pengobatan tradisional dan toga akan sangat membantu masyarakat. Sehingga tidak selalu bergantung dengan obat kimia untuk gangguan kesehatan ringan.

Selain itu, pihaknya berharap kelompok Asman tidak hanya ada di puskesmas saja. Namun tumbuh di seluruh desa di Kabupaten Lamongan.

Di samping itu, Fadeli juga menyarankan penerapan konsep LGC, yang penilaian lombanya dilakukan sepanjang tahun. “Saya berharap kelompok Asman Toga ada di seluruh desa, tidak hanya di puskesmas saja. Ke depannya bisa mencontoh LGC yang penilaian lombanya dilakukan sepanjang tahun,” harapnya.

Baca juga: Wisuda SELANTANG 2026, 208 Lansia di Lamongan Siap Jadi Pribadi Sehat dan Berdaya

[irp]

Sementara Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Jatim, Dian Islami selaku ketua rombongan mengatakan, tujuannya ke Lamongan dalam rangka mengevalusai secara langsung juara kelompok Asman Toga dan Akupresur Desa Canditunggal, Kecamatan Kalitengah. “Lamongan patut bangga karena tidak banyak kabupaten dan kota yang maju ke tingkat provinsi. Ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi,” ujarnya.

Program yang diimplementasikan melalui pendekatan keluarga ini diharapkan, dapat mendorong penggunaan tanaman sebagai pengobatan penyakit ringan yang diderita anggota keluarga.

Baca juga: Tatap Musim 2026/2027, Persela Lamongan Resmikan Tiga Sponsor Utama dan Pastikan Finansial Aman

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lamongan, Tufik Hidayat. Dia menuturkan, pemanfaatan toga tidak hanya untuk kesehatan tapi juga ekonomi.

"Dinkes dalam pembinaan standarisasi jamu hasil pengolahan Toga, saat ini sudah bekerjasama dengan Universitas Airlangga. Seluruh OPD juga banyak memberikan dukungan, seperti dalam hal perizinan, pengemasan bahkan penjualannya secara langsung," tandasnya. (bis/rtn)

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru