KLIKJATIM.Com | Surabaya - Tim dokter RSUD dr Soetomo Surabaya, memutuskan jadwal operasi pemisahan bayi kembar siam asal Kendari, Sulawesi Tenggara, lebih dipercepat. Dari rencana awal tanggal 17 Agustus dimajukan pada 14 Agustus mendatang.
“Hasil rapat diputuskan tanggal 14 Agustus minggu depan, Akila dan Azila menjalani operasi pemisahan," ujat Ketua Tim Dokter RSUD dr Soetomo Surabaya yang menangani, dr Agus Hariyanto.
Baca juga: Kasus Korupsi BSPS Sumenep Memanas: Kejati Jatim Tetapkan Tenaga Ahli DPR RI sebagai Tersangka Baru
Waktu tersisa sekitar satu minggu ini akan dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi bayi. Selain itu, juga perlu mempersiapkan peralatan yang masih belum optimal.
[irp]
Beberapa persiapan yang direncanakan antara lain, dua kamar operasi di Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT). Kemudian perlu membagi tim khusus untuk menangani paska operasi pemisahan.
Baca juga: Wings Group Buka Lowongan Kerja untuk 49 Posisi
“Selain itu, dua hari menjelang operasi pemisahan tepatnya tanggal 12 Agustus tim dokter akan menggelar gladi bersih,” lanjut Agus.
Secara terpisah, Ayah sang bayi, Jayasrin mengaku, sangat senang mendengar kabar jadwal operasi pemisahan kedua putrinya, Akila Dewi Syabila dan Azila Dewi Sabrina.
[irp]
Baca juga: Gerak Cepat Khofifah Pulihkan Nadi Pertanian Situbondo, Targetkan Irigasi Rampung dalam Tiga Hari
"Kami sebagai orang tua bahagia ada kabar kepastian anak saya dioperasi. Sudah lama kami menunggu dan saya berharap prosesnya berjalan lancar,” tuturnya.
Perlu diketahui lagi, kondisi dempet dada serta perut sedang dialami bayi kembar siam asal Kendari, Akila Dewi Syabila dan Azila Dewi. Bayi 16 bulan itu terlahir dengan keadaan jantung dan liver menyatu. (nk/roh)
Editor : Redaksi