Bentor Dilarang Mangkal di PGS, DPRD Jatim Desak Pemerintah Lebih Bijak

klikjatim.com
Ketua Komisi E DPRD Jatim, Hartoyo. (Try Wahyudi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.com ǀ Surabaya – Ketua Komisi E DPRD Jatim, Hartoyo turut angkat suara terkait larangan Becak Motor (bentor) mangkal di Pusat Grosir Surabaya (PGS). Harusnya pemerintah lebih bijak dalam menyikapi kondisi tersebut.

Kata Hartoyo, pemerintah sebaiknya mengambil sikap bijaksana dalam memperhatikan pengemudi bentor. Sebab mereka juga membutuhkan penghasilan untuk menafkahi keluarga.

Baca juga: Gubernur Khofifah Paparkan Capaian Kinerja RKPD Jatim Tembus 98,33 Persen

[irp]

“Pemerintah perlu membuat kebijakan yang seharusnya melindungi kepentingan rakyat. Bukan malah mengusir mereka,” ungkap politisi Partai Demokrat itu.

Jika memang terdapat masalah, lanjutnya, pemerintah bisa melakukan upaya komunikasi dengan baik. Hadirkan perwakilan pengemudi bentor dan sampaikan terkait alasan pelarangan mangkal di PGS.

Baca juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Anggota DPRD Jatim Eko Yunianto Salurkan Hand Traktor untuk Petani

“Bukan malah mengusir mereka tanpa ada penjelasan yang membuat bingung pengemudi bentor,” tandasnya.

[irp]

Baca juga: Soroti Arogansi Ormas, Komisi A DPRD Jatim Desak Evaluasi Legalitas

Adapun diketahui,  ratusan pengemudi bentor sempat menggelar aksi di Kantor Gubernur Jatim di Surabaya, Jumat (2/7/2019). “Kami menuntut keadilan untuk bisa mencari makan di PGS,” ungkap Mohammad Natsir, salah satu peserta aksi.

Dijelaskan pria asal Sidoyoso Surabaya ini, bahwa alasannya menggelar demonstrasi untuk memohon kebijakan pemerintah. Sehingga diharapkan para pengemudi bentor diperbolehkan kembali untuk mencari penumpang di PGS. “Kami minta kemurahan pemerintah agar diberi kesempatan mengangkut barang di PGS dan sekitarnya,” imbuh dia. (try/hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru