KLIKJATIM. COM | Jember - Bupati Jember dr Faida MMR meminta warganya untuk tidak putus sekolah dan melanjutkan jenjang pendidikan minimal SMA sederajat. Bupati perempuan ini meminta komitmen Pemerintah Kabupaten Jember bertanggung jawab membiayainya.
[irp]
Baca juga: Terungkap, 10 Perusahaan Tambang Gunung Sadeng Jember Tunggak Pajak MBLB Rp1,6 Miliar
“Bapak-bapak… Ibu-ibu… Janji ya…. Anaknya harus sekolah minimal sampai SMA SMK. Janji ya… Anak-anaknya tidak putus sekolah,” pinta Bupati Jember, dr. Faida, MMR usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMK SAHI (Silaturahmi Haji dan Umrah Indonesia), di Yayasan Assalam Desa Sidomukti, Minggu (23/8/2020).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Dewan Pembina SAHI, DR. Siti Ma’rifah, serta puluhan tokoh masyarakat dan warga sekitar “Jangan ada anak-anak putus sekolah karena alasan biaya,” lanjut bupati.
Baik itu anak yatim, yatim piatu, serta duafa, mereka harus tetap bisa sekolah. Apabila ada kendala biaya, bupati menandaskan Pemerintah Kabupaten Jember bertanggung jawab membiayainya.
Baca juga: 19 Kebakaran Melanda Jember Sepanjang Juni Hingga Awal Juli 2026
[irp]
Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan dr. Faida, MMR., dan Drs. KH. A. Muqit Arief sangat penduli dengan pembangunan sumber daya manusia. Selama lima tahun ini, pemimpin yang dicintai rakyat ini memberikan beasiswa kepada sekitar 12.500 mahasiswa. Di tingkat sekolah menengah atas, pemerintah juga memberikan bantuan kepada ribuan pelajar.
Baca juga: Kakak Kandung Anang Hermansyah Ditunjuk Jadi Kepala UDD PMI Jember,
Mendukung seruan itu, Siti Ma’rifah menyatakan pentingnya sekolah-sekolah berdiri di daerah yang belum memiliki sarana pendidikan yang cukup. Menurutnya, SMK SAHI yang didirikan di Kabupaten Jember merupakan yang pertama di Indonesia. Sekolah dengan jurusan pertanian dan perkebunan ini dimulai dari Bumi Pendhalungan.
“Mudah-mudahan sekolah ini dimanfaatkan dengan baik dan dukungan dari Pemkab Jember juga sangat penting bagi seluruh masyarakat untuk keberlangsungan SMK SAHI,” harapnya (hen)
Editor : Abdus Syukur