Maksimalkan Peran BUMD daripada Mendirikan Jatim Incorporate

Reporter : Wahyudi
Anggota Komisi C DPRD Jatim Khozanah Hidayati. (klikjatim.com)

KLIKJATIM.com I Surabaya - Anggota Komisi C DPRD Jatim Khozanah Hidayati tak setuju dengan langkah Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membentuk Jatim Corporate. Alasannya lembaga baru tersebut belum teruji, sementara Pemprov Jatim memiliki BUMD yang bisa menanganinya.

“Buat apa membentuk lembaga baru yang saya kira tak perlu dibuat. Pemprov bisa saja melibatkan BUMD yang ada untuk dimaksimalkan,”ungkap Khozanah Hidayati di Surabaya, Minggu (21/7/2019).

Baca juga: Pemkot Terima Penyerahan Satu Unit Apartemen Sitaan KPK

[irp]Politisi asal PKB ini mengatakanjika urusan petani lebih baik memaksimalkan tugas dari BUMD misalnya Puspa Agro atau BUMD lainnya. Buat apa buat lembaga baru yang tentunya kinerjanya belum jelas. "Kami minta gubernur mempertimbangkan dulu membuat lembaga tersebut,”jelasnya.

Baca juga: Mentan Dorong SGN Perkuat Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan

[irp]Sekedar diketahui,saat menerima manajemen PT. Polowijo Gosari Group di Gedung Negara Grahadi, Selasa (16/7) Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah serius mengakselerasi pengembangan sektor pertanian dari hulu hingga ke hilir. Salah satu strateginya dengan menjajaki pembentukan institusi yang menangani industri hortikultura yang rencananya dinamakan Jatim Incorporated.

Baca juga: Gubernur Khofifah Pastikan UMKM Jatim Adaptif dan Naik Kelas di Era AI

Rencana pembentukan lembaga itu dimaksudkan untuk memberikan nilai tambah pada produksi hasil holtikultura dengan prinsip petik olah kemas jual. "Saat ini saya tengah berkonsultasi dengan ahli hukum guna mendapatkan pendapat yang legal dan bersifat administratif terkait pendirian lembaga tersebut,"tandas mantan mensos tersebut.(try/rtn)

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru