KLIKJATIM.Com | Blitar - Hutang memang menggiurkan, namun kalau waktunya bayar bisa bikin tidak nyaman. Hal ini yang juga dirasakan Haryono (63), warga Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Dia nekat bunuh diri di tugu rambu-rambu jalan Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Jumat (25/7/2020). Diduga karena gagal bayar hutang.
Kasubag Humas Polres Blitar, AKP Imam Subechi mengatakan, kejadian tersebut berawal saat Karmani (60) sedang joging dan melintas di jalan Sukosewu. Dia kaget bukan kepalang melihat sesosok mayat tergantung.
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, 78 Personel Polres Bojonegoro Terima Tanda Kehormatan Negara
[irp]
"Saksi sempat memanggil dan mendekati korban. Namun, ternyata sudah tidak bernyawa," tandasnya.
Baca juga: Petaka Sopir Mengantuk, Xpander Seruduk Motor, PKL, hingga Warung Sembako di Sumenep
Mengetahui kejadian tersebut, saksi melaporkan ke Polsek Gandusari. Petugas yang mendapatkan laporan mendatangi lokasi bersama petugas kesehatan. Petugas melakukan evakuasi ke rumah duka.
“Informasi dari saksi-saksi, kematian korban murni akibat gandung diri. Diduga kematian korban akibat sakit diabetes dan banyak hutang yang tidak bisa dibayarnya,” kata AKP Imam Subechi.
Baca juga: Anggaran Sampang Dipangkas, Komisi II DPRD Desak Desa Mandiri dan Berhenti Berpangku Tangan
Imam menambahkan, pihak keluarga keberatan jika korban diautopsi. Dan itu diperkuat dengan surat pernyataan. Akhirnya, korban dievakuasi lalu dimakamkan. (bro)
Editor : Redaksi