Warga Bojonegoro Lepas Ratusan Kura-kura di Sungai Bulusan

klikjatim.com
Warga bersama aparat melepas ratusan kura-kura di Sungai Bulusan, Dander, Bojonegoro. (Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Warga Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro melepas ratusan kura-kura di Sungai Bulusan, Rabu (1/7/2020). Pelepasan hewan yang sering disebut bulus oleh warga Bojonegoro itu ditujukan agar menumbuhkan ekosistem sungai.

Seluruh warga Dander berkumpul di Sungai, aparat desa, orang tua, pemuda hingga anak-anak turut mengikuti proses pelepasan 400 kura-kura di sungai. Aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga turut serta dalam pelepasan itu.

Baca juga: Demo Ricuh di Dinas Pertanian Sampang, Mahasiswa Tuntut Mafia Pupuk Ditindak dan Usut Hilangnya Hand Traktor

"Ada sekitar 400 ekor bayi kura-kura dan 2 ekor indukan," kata Kepala Desa Dander, Supriyanto.

[irp]

Menurutnya, aksi peduli sungai dengan melepas kura-kura berawal dari rasa keprihatinan warga atas rusaknya ekosistem sungai. Padahal, sungai tersebut dinamakan Bulusan lantaran dulu sungai ini menjadi menjadi habitat kura-kura.

Baca juga: Ekonomi Nasional Menguat, Arus Peti Kemas Pelindo Terminal Petikemas Tumbuh 6,87 Persen di 2025

"Saat ini tinggal tersisa namanya saja sementara kura-kura atau warga setempat menyebut bulus telah lama punah dan menghilang tak tersisa," terangnya.

Supriyanto menyebut, penyebab punahnya kura-kura di Sungai Bulusan ini akibat tangan manusia yang gemar melakukan perburuan liar. Saat ini warga telah kesepakatan bersama komitmen mengembalikan fungsi sungai seperti sediakala termasuk juga ekosistem di dalamnya.

[irp]

Baca juga: Tudingan Pencemaran Nama Baik Berujung Laporan Polisi, Kades Sumberagung dan Warga Akhirnya Damai

Kades Dander menambahkan bulus atau kura kura ini di datangkan dari Jawa tengah. Untuk memastikan kura-kura yang dilepas ini tak lagi tangkap warga pemerintah desa setempat telah menyiapkan perangkat aturan dengan ketat termasuk memberikan sanksi bagi warga sekitar yang terbukti telah berburu liar.

"Semoga dengan pelepasan ini bisa akan kembali pada fungsinya semula sekaligus dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan air warga sekitar baik untuk keperluan sehari-hari maupun saluran irigasi pertanian terutama di saat tiba musim kemarau," pungkasnya. (mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru