Berlayar di Tengah Laut, Mesin Kapal Natuna Express Rusak

klikjatim.com
Para penumpang Kapal Natuna Expres yang gagal berangkat keleleran di Pelabuhan Gresik. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik—Kapal Natuna Express tujuan Pulau Bawean kembali gagal berangkat, Selasa (30/6/2020). Informasi yang dihimpun, kapal gagal berangkat disebabkan mesin kapal rusak. Bahkan, kapal sudah berlayar di tengah laut namun akhirnya kembali.

Bukan kali ini saja Natuna Express gagal berangkat, sebelumnya Senin (29/6/2020) Natuna Express juga urung berangkat. Akibatnya, ratusan penumpang asal Pulau Bawean hingga saat ini terlantar di Pelabuhan Gresik.

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, 78 Personel Polres Bojonegoro Terima Tanda Kehormatan Negara

[irp]

"Ini sudah dua kali kami mau berangkat layar tidak jadi, kemarin Senin juga sama. Seharusnya pukul 09.00 tadi sudah berangkat, tapi tiba-tiba mesin mati pukul 10.00 terus kembali lagi ke Gresik," kata Yazid, seorang penumpang asal Desa Teluk Jatim, Kecamatan Tambak, Bawean saat ditemui di Pelabuhan Gresik.

Diceritakan, seharusnya sesuai jadwal kapal berangkat hari Senin (29/6/2020). Mesin kepal sudah dinyalakan, namun belum sampai lepas tali kapal ada pengumuman jika mesin kapal rusak. Akhirnya Natuna Express batal berlayar.

Akhirnya Natuna Express kembali dijadwalkan berlayar Selasa (30/6/2020). Sebenarnya kapal sudah berlayar hingga di tengah laut sekitar satu jam. Namun, saat di tengah laut kapal terpaksa harus putar balik menuju Pelabuhan Gresik. Dalam pengumuman alasan gagal berlayar itu sama, yakni mesin kapal rusak.

Baca juga: Petaka Sopir Mengantuk, Xpander Seruduk Motor, PKL, hingga Warung Sembako di Sumenep

Penumpang yang sudah membabayar tikep kapal pun dibuat geram dengan pelayanan perusahaan pelayaran Natuna Express ini. Ratusan ribu hingga jutaan rupiah telah mereka keluarkan selama menunggu jadwal pelayaran.

"Kami merasa sangat kesal sekali merasa ditipu oleh pihak kapal, sampai siang begini disini," keluh Yazid dengan nada geram.

[irp]

Baca juga: Anggaran Sampang Dipangkas, Komisi II DPRD Desak Desa Mandiri dan Berhenti Berpangku Tangan

Sementara itu, pihak Natuna Express saat dikonfirmasi menyatakan jika ada kerusakan mesin kapal sehingga gagal berangkat. "Tadi mesinnya mati sebelah kiri, kita kembali lagi," kata petugas kapal yang enggan namanya ditulis.

Pihak Natuna Express akan membahas masalah dibatalkannya pelayaran ini dengan otoritas kepelabuhanan dan Dinas Perhubungan. Diketahui, Kapal Natuna Express ini membawa penumpang 125 orang. Selain itu, juga ada 30 penumpang tenaga medis dari Puskesmas, jadi totalnya ada 155 penumpang. (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru