KLIKJATIM.Com | Gresik - PT Agro Mitra Alimentare (AMA) berkunjung Rs Ibnu Sina Gresik sekaligus mengenalkan produk Pro Em berisi probiotik menguntungkan strain hidup aktif yang akan membentuk simbiosis dengan mikroba alami termasuk virus dalam usus dan paru-paru membentuk microbiota.
Direktur PT Agro Mitra Alimentare (AMA) Apt, Ge Recta Geson mengatakan, dengan adanya produk ini bisa menyehatkan kesehatan bangsa dan biaya kesehatan menjadi menurun, serya alokasi biaya kesehatan bisa dialihkan untuk yang lain.
Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir
"Masyarakat lebih makmur dan tidak ada masalah pembayaran BPJS," terangnya.
Recta juga memberikan demo pemakaian cairan tersebut yang bisa diminum dicampur dengan air putih dan disemprotkan ke hidung.
Menurutnya, produk yang mengantongi Ijin Bpom sejak dari bulan Februari lalu, ada hal instan bisa dirasakan oleh costumer yang sudah memakai. Mereka mengalamikemudahan dalam melakukan BAB, tidak mudah diare, kasus makronis segera selesai, dan jika ada alergi gatal kulit atau sesak bisa cepat selesai. Yang lainnya bisa selesai namun butuh waktu. "Produk ini sebagai pengendali Covid-19," tegasnya.
[irp]
Direktur Rs Ibnu Sina Gresik, dr. Endang Puspitowati mengatakan, pemberian Pro Em kepada pasien positif corona dimulai sejak 12 Mei 2020.
"Total pasien yang mendapatkan Pro Em-1 sebanyak 54 orang, yang bisa dievaluasi 48 orang, dan 6 orang tidak bisa dievaluasi karena 2 orang pindah dari ruang Ixia, 2 orang meninggal, dan 2 orang hasil swab negatif sebelum pemberian Pro Em-1," katanya, Minggu (21/6/2020).
Baca juga: Peringati Hari Kartini, Bupati Bojonegoro Ajak Perempuan Tampil di Garda Depan Pembangunan
[irp]
Dikatakan Endang, terdapat kenaikan jumlah pasien dengan Swab negatif dari awal pemberian sampai pemeriksaan selanjutnya.
"Hasil swab pertama kali diberikan Pro Em-1 ke hasil swab setelah diberikan Pro Em-1, terjadi penuruna di kasus positif yanh sebelumnnya 77, 08% turun 64, 58�n sembuh atau negatif dari 12,50% menjadi 25,00 �n belum ada hasil tetap di angka 10, 42 %," teranganya.
Guru Besar FK-Unair Prof. Dr. Subijanto Marto Sudarmo dr. Sp. A (K) yang menjadi pemateri di acara itu menjelaskan, virus Covid-19 ini memang baru. Mulai sejak Desember dan masih belum mereda sampai sekarang.
"Di Era New Normal ini bagaimana terus meningkatkan imun, dan bisa dikonsumsi untuk pengobatan pasien positif dan sebagai pencegahan bagi masyarakat umum sebagai manusia probiotik," ujarnya.
"Semua penyakit datang dari usus dan sehat dari usus, semua bisa mengonsumsinya dari produk ini," tambahnya.
Diketahui, kasus positif di Gresik semua dari OTG, di bulan Mei. Di bulan Juni kasus tertinggi positif didominasi dari pasien dalam pengawasan (PDP). (bro)
Editor : Redaksi