Penutupan IHSG Akhir Pekan Menguat 25 Poin.

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jumat (12/6/2020) ditutup naik 25,6 poin (0,52 persen) ke posisi 4.880 setelah seharian melemah. Sementara kapitalisasi pasar (market capitalization) sebesar Rp 5.661 triliun.

[irp]

Baca juga: Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Ajak Mahasiswa Melek dan Bijak Berinvestasi

Kelompok 45 saham unggulan indeks LQ-45 naik 6,8 poin (0,91 persen) ke level 752,1. Adapun indeks berbasis syariah yang tergabung Jakarta Islamic Index (JII) melemah 0,6 poin (0,12 persen) menjadi 534,4.

Mayoritas pergerakan sektor saham menguat dengan kenaikan tertinggi saham sektor aneka industri sebesar 1,1 persen disusul keuangan 1,7 persen. Sementara sektor saham yang melemah di antaranya industri dasar sebesar 1,19 persen mempersempit penurunan pada penutupan perdagangan sesi I dengan penurunan 22,295 poin atau 0,47% ke level 4.831,77.

Pada awal perdagangan IHSG sempat jauh di kisaran 2,5% ke level 4.731,54.Investor asing mencatat net sell atau jual bersih sebesar Rp 510,46 miliar di seluruh pasar.

Tekanan terhadap IHSG terjadi karena investor asing melepas saham-saham big cap selama perdagangan sesi I Jumat 12 Juni 2020. Seperti saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Asing mencatat net sell terhadap saham TLKM sebesar Rp 236,1 miliar.

Baca juga: SIG Masuk Indeks IDX ESG Leaders Berkat Kinerja Keberlanjutan yang Unggul

[irp]

Asing juga melego saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 107,7 miliar. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga tak luput dari aksi jual asing. Asing mencatat net sel saham BBRI sebesar Rp 59,9 miliar.

Kemudian saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dilepas asing sebesar Rp 18,8 miliar, saham PT Saran Menara Nusantara Tbk (TOWR) dilego sebesar Rp 14 miliar.

Baca juga: Pemkab Gresik Dapat Hibah Ambulans Laut Untuk Layani Warga Bawean

Kemudian investor asing juga melepas saham PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan PT United Tractors Tbk (UNTR) masing-masing dilego asing sebesar Rp 6,8 miliar, Rp 6,6 miliar dan Rp 5,7 miliar.

Sementara saham PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) dan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dijual asing masing-masing Rp 5,3 miliar dan Rp 5,1 miliar. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru