Bus Jurusan Bojonegoro-Surabaya Belum Operasi

klikjatim.com
Terminal Rajekwesi Bojonegoro masih sepi, bus jurusan Bojonegoro-Surabaya belum beroperasi. (Nur Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Meski pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Surabaya Raya telah berakhir kemarin Senin (8/6/2020), bus jurusan Bojonegoro-Surabaya belum juga mulai beroperasi.

Pantauan klikjatim.com Selasa (9/6/2020) di Terminal Rajekwesi Bojonegoro masih terlihat sepi. Tak ada satu pun armada bus yang beroperasi. Hanya terlihat beberapa orang yang nongkrong di warung terminal.

Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron

[irp]

“Hari ini belum ada armada yang beroperasi,” kata Kepala Terminal Tipe A Rajekwesi Bojonegoro, Sentot Sugeng Waluyo.

Sentot mengatakan, sebenarnya para sopi bus sudah siap beroperasi lagi, begitu juga perusahaan organda (PO) mereka telah siap beroperasi lagi mengangkut penumpang dari Bojonegoro-Surabaya atau Surabaya-Bojonegoro.

"Hari ini sudah sebenarnya sudah boleh beroperasi, tapi harus mengunakan standar protokol covid-19," katanya.

Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur

Sentot menjelaskan, jika bus mulai beroperasi nantinya penumpang tidak boleh lebih dari 50 persen. Jadi, jika kapasitas bus itu 60 penumpang, maka hanya boleh mengangkut 30 penumpang.

Selain itu, bus juga harus menyediakan hand sanitizer bagi penumpang. Sopir dan kenek bus juga wajib mengenakan sarung tangan.

“Sopir, kenek dan penumpang semuanya wajib menggunakan masker, tempat duduknya harus berjarak. Intinya harus menerapkan protokol covid-19,” ungkapnya.

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

[irp]

Terpisah, Parno, perwakilan dari PO Rajawali Indah mengatakan, hingga saat ini masih menunggu intruksi, meskipun PSBB di Surabaya dikabarkan sudah selesai.

"Sejak dua bulan terakhir kami tidak beroperasi, sekarang kami masih menunggu arahan dari terminal Bojonegoro," ujarnya. (mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru