KLIKJATIM.Com | Lumajang--Bupati Lumajang Thoriqul Haq meminta pabrik memperbaiki pengelolaan limbah. Tujuannya, agar limbah tidak mencemari dan mengganggu warga sekitar.
Bupati Thoriq mengatakan, semua pabrik di Lumajang harus memiliki mekanisme atau sistem pengelolaan limbah seperti air mengalir. Dengan begitu, limbah bisa terkontrol dan tidak mencemari lingkungan warga.
Baca juga: Pandangan Terhalang Kabut? Ini Tips Berkendara Aman Menggunakan Motor Matic dari MPM Honda Jatim
[irp]
Baca juga: Sambut 1448 Hijriah, Ratusan Siswa Yayasan Al-Abror Sukosewu Bojonegoro Semarakkan Pawai Ta'aruf
"Tadi saya juga minta cek limbah juga sudah ada perbaikan. Untuk Pabrik PSI ini kedepan akan terus kami pantau sehingga aktivitas pabrik tidak akan mengganggu masyarakat sekitar," katanya saat meninjau pengelolaan limbah Pabrik Pengolahan Kayu di Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, beberapa waktu lalu.
Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu mengatakan, pihaknya memantau pengelolaan limbah pabrik tersebut, lantaran mendapat laporan dari masyarakat jika pabrik pengolahan kayu telah melanggar aturan. Padahal, seharusnya semua pabrik mempunyai mekanisme pengelolaan limbah yang benar dan mempunyai pembuangan air.
Baca juga: Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Gresik Hadirkan Promo Staycation 'School Holiday is Coming'
"Saya melihat situasi di sini, misalnya tidak ada tata letak dari pabrik ini yang memikirkan soal saluran pembuangan limbah kayu, sehingga air limbah kayu tidak mengalir ke lahan atau pemukiman milik warga sekitar," ujarnya. (hen)
Editor : Redaksi