Gubernur Khofifah Tanam 100 Pohon di Probolinggo dan Salurkan Bantuan Pendidikan Afirmasi untuk 224 Siswa

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan penanaman 100 pohon bersama jajaran guru dan murid sekaligus menyerahkan bantuan biaya pendidikan afirmasi siswa di SMKN 4 Kota Probolinggo.

KLIKJATIM.Com | Probolinggo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan penanaman 100 pohon bersama jajaran guru dan murid sekaligus menyerahkan bantuan biaya pendidikan afirmasi bagi 224 siswa di SMKN 4 Kota Probolinggo, Selasa (03/11/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan peninjauan program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Tuntaskan Kerinduan Kunjungan Pabrik, Program ‘Bogasari Mengajar’ Latih Siswa SMK Muhammadiyah 4 Boyolali

Turut mendampingi Gubernur Khofifah dalam agenda ini, Wali Kota Probolinggo Aminuddin dan Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari.

Sebanyak 100 bibit pohon buah yang ditanam terdiri dari varietas mangga, alpukat, dan kelengkeng. Selain itu, Gubernur Khofifah memantau langsung implementasi program SIKAP di mana para siswa membudidayakan aneka tanaman pangan seperti cabai, terong, seledri, tomat, dan kangkung di lingkungan sekolah.

Khofifah menekankan bahwa lingkungan sekolah harus menjadi ruang pembelajaran aplikatif sekaligus sarana memperkuat ketahanan pangan daerah. Pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kondisi ketersediaan lahan sekolah, termasuk melalui pengoptimalan media tanam polibag.

"SIKAP inilah yang kita kembangkan di seluruh SMA/SMK serta SLB negeri dan swasta se-Jawa Timur. Kita harapkan ketahanan pangan bisa dimaksimalkan melalui media tanam yang memungkinkan. Jika lahan terbatas, media polibag bisa menjadi sarana budidaya yang efektif," ujar Gubernur Khofifah.

Menurutnya, pemanfaatan media tanam polibag terbukti memberikan hasil panen yang optimal dan cocok diterapkan oleh sekolah-sekolah di perkotaan. "Melalui SIKAP, kita ingin sekolah-sekolah di Jawa Timur menjadi pelopor pembelajaran sekaligus bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional," tegasnya.

Tinjau Produk Unggulan SIKAP dan Dorong Edukasi Pangan Olahan Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah turut meninjau pameran hasil inovasi SIKAP yang digagas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo. Pameran menampilkan sembilan stan dengan 32 jenis produk unggulan dari berbagai satuan pendidikan di Kota dan Kabupaten Probolinggo.

Baca juga: Gali Lahan Rumah di Mojowarno Jombang, Warga Temukan Artefak Jobong Kuno Era Candi Pandegong

Sejumlah sekolah yang terlibat di antaranya SMKN 1 Sumber, SMAN 1 Sumber, SMAN 1 Gending, SMKN 2 Kraksaan, SMKN 3 Probolinggo, SMKN 1 Probolinggo, SMAN 4 Probolinggo, SMKN 1 Dringu, SMAN 1 Dringu, SLB Sinar Harapan 2 Kota Probolinggo, serta SLBN Kraksaan.

Produk yang dipamerkan cukup beragam, mulai dari komoditas hortikultura segar seperti kentang, tomat, dan wortel, hingga produk pangan olahan kreatif seperti minuman bunga telang, ikan marinasi, dimsum, serta puding.

Bantuan Afirmasi Rp 1 Juta per Siswa Cegah Anak Putus Sekolah Selain fokus pada edukasi pangan, Gubernur Khofifah menyaksikan langsung proses pencairan bantuan biaya pendidikan bagi siswa penerima program afirmasi.

Total bantuan disalurkan kepada 224 murid jenjang SMA, SMK, dan SLB di Probolinggo dengan nominal masing-masing sebesar Rp 1 juta. Penyerahan secara simbolis diberikan kepada 20 perwakilan murid. Intervensi kebijakan ini ditujukan untuk meringankan beban ekonomi keluarga penerima sekaligus memastikan keberlangsungan akses pendidikan anak.

Baca juga: Disambut Antusias Warga Paciran, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-220 di Alun-Alun Drajat Lamongan

"Kami keliling ke kabupaten dan kota untuk memastikan keterjangkauan beasiswa afirmasi ini. Di Probolinggo tercatat ada 224 penerima yang berasal dari kelompok masyarakat desil 1 hingga 4," terang Khofifah.

Langkah strategis Pemprov Jatim ini diharapkan dapat menekan angka putus sekolah dan mewujudkan pemerataan kualitas SDM di seluruh lapisan masyarakat.

"Kita harapkan tidak ada lagi alasan anak-anak berhenti atau putus sekolah karena kendala ekonomi. Bantuan ini disalurkan secara tunai melalui Bank Jatim untuk memperlancar kelangsungan pendidikan mereka," pungkas Gubernur Khofifah.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru