BNNK Sumenep Dalami Temuan 14 Pengunjung Positif Narkoba, Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran

Reporter : Hendra
Suasana salah satu tempat hiburan malam di Sumenep yang menjadi sasaran operasi gabungan BNNP Jawa Timur dan BNNK Sumenep. Dalam razia tersebut, 14 pengunjung menunjukkan hasil positif narkoba. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Sumenep – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep terus mendalami temuan 14 pengunjung tempat hiburan malam yang terindikasi positif menggunakan narkotika. Pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan peredaran narkoba di balik temuan tersebut.

Aparat tidak ingin berhenti pada identifikasi para pengguna. Kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk dugaan aktivitas peredaran narkotika di lingkungan tempat hiburan malam, juga menjadi bagian dari pendalaman.

Baca juga: Dalih Minta Diantar, Pria di Sumenep Bawa Kabur Sepeda Motor Milik Lansia

Temuan tersebut bermula dari operasi gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur dan BNNK Sumenep, Minggu (1/11/2026) dini hari.

Sebanyak 37 personel diterjunkan dalam operasi yang dimulai sekitar pukul 02.00 WIB. Dari pemeriksaan terhadap pengunjung, petugas menjaring 14 orang yang terdiri atas 11 laki-laki dan tiga perempuan. Seluruhnya menunjukkan hasil positif narkoba berdasarkan tes awal.

Hasil pemeriksaan tersebut kini menjadi dasar bagi BNNK Sumenep untuk mengembangkan penyelidikan. Petugas berupaya memastikan apakah temuan itu sebatas penyalahgunaan narkotika oleh pengunjung atau berkaitan dengan aktivitas peredaran barang terlarang.

Kepala BNNK Sumenep, Kombes Pol Ferry Sandy Sitepu mengatakan, razia di tempat hiburan malam merupakan bagian dari upaya pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan dan peredaran narkotika di masyarakat.

Baca juga: Lepas Status Perantau Malaysia, Fauzi Sukses Gerakkan Ekonomi Warga Pulau Kangean Lewat Agen BRILink

“Razia narkoba di tempat hiburan malam itu upaya pengawasan kami terhadap potensi penyalahgunaan dan peredaran narkotika di masyarakat,” ujarnya, Selasa (3/11/2026).

Ferry menegaskan, hasil operasi tersebut masih membutuhkan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut. BNNK Sumenep juga belum menutup kemungkinan adanya perkembangan temuan baru dari proses penyelidikan.

Untuk mendukung pengembangan kasus, pihaknya berencana melibatkan Laboratorium Narkotika BNN RI. Pelibatan laboratorium tersebut dilakukan sesuai arahan guna menunjang kebutuhan pengujian dan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda Ke-98 di Pamekasan: Dorong Pemuda Jatim Bangun Karakter Patriotik

Sebelumnya, aparat gabungan dari Polresta, Denpom TNI, dan BNNK Sumenep juga pernah menggelar razia di salah satu tempat hiburan malam pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Namun, dalam operasi saat itu, petugas tidak mendapati satu pun pengunjung di lokasi. Kondisi tersebut sempat memunculkan dugaan adanya kebocoran informasi terkait rencana razia. Meski begitu, dugaan tersebut belum dapat dipastikan.

Kini, hasil operasi terbaru menjadi perhatian BNNK Sumenep. Pendalaman dilakukan untuk mengungkap lebih jauh kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain sekaligus menelusuri mata rantai penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan tempat hiburan malam.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru