klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Lepas Status Perantau Malaysia, Fauzi Sukses Gerakkan Ekonomi Warga Pulau Kangean Lewat Agen BRILink

avatar Hendra
  • URL berhasil dicopy
USAHA: Pengelola Agen BRILink Toko Fauzi Angkatan, Fauzi, berpose di depan tempat usahanya di Desa Angkatan, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep. (Foto: M. Hendra E./Klikjatim.com)
USAHA: Pengelola Agen BRILink Toko Fauzi Angkatan, Fauzi, berpose di depan tempat usahanya di Desa Angkatan, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep. (Foto: M. Hendra E./Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Sumenep – Keterbatasan dan jarak geografis masih menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat kawasan kepulauan dalam mengakses sarana layanan perbankan. Di Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, hadirnya Agen BRILink menjadi solusi andalan warga untuk bertransaksi keuangan tanpa harus melintasi pulau atau menempuh perjalanan jauh ke kantor bank.

Fauzi, salah satu pengelola Agen BRILink di Desa Angkatan, mengerti betul kondisi dan tingginya kebutuhan transaksi masyarakat di daerahnya. Sejak mulai merintis usaha tersebut pada 2020, tempat usahanya hampir tidak pernah sepi dari warga yang butuh menarik uang tunai, mengirim dana ke kerabat, hingga melunasi berbagai tagihan bulanan.

Setiap harinya, Fauzi rata-rata melayani 50 hingga 60 kali transaksi. Aktivitas pelayanan keuangan ini berjalan konsisten di tengah kondisi geografis Pulau Kangean yang membuat perjalanan menuju fasilitas perbankan konvensional memakan waktu serta biaya yang tidak sedikit.

"Saya melihat hampir 100 persen penduduk di sini adalah nasabah BRI yang membutuhkan layanan cepat tanpa harus menempuh perjalanan jauh untuk layanan perbankan. Saya pun memberanikan diri menjadi Agen BRILink pada tahun 2020," ungkap Fauzi saat dikonfirmasi Klikjatim.com melalui sambungan telepon. 

Keputusan Fauzi menggeluti usaha Agen BRILink berawal dari keberaniannya setelah pulang merantau dari Malaysia pada 2020. Setelah bekerja di negeri jiran sejak 2018, ia memilih menetap di kampung halaman dan melihat peluang usaha yang tidak hanya menghasilkan pendapatan pribadi, tetapi juga langsung memecahkan kesulitan warga lokal.

Melalui tempat usahanya, Fauzi membuka layanan penarikan uang tunai, transfer antarrekening BRI, transfer antarbank, hingga pembayaran tagihan bulanan. Toko pelayanan ini beroperasi rutin setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

Pelanggannya datang dari pelbagai kalangan, mulai dari pedagang pasar, pelaku UMKM, pegawai instansi, pelajar, hingga lansia. Kehadiran titik layanan di tengah permukiman terbukti memangkas biaya transportasi dan waktu warga secara signifikan.

Namun, mengelola bisnis keuangan di daerah terpencil menuntut kehati-hatian serta fondasi kepercayaan yang kuat. Fauzi mengenang salah satu kejadian berkesan ketika dirinya secara tidak sengaja menyerahkan uang lebih sebesar Rp10 juta kepada seorang nasabah. Beruntung, nasabah tersebut menyadari kelebihan itu dan secara sukarela mengembalikannya.

"Alhamdulillah nasabahnya jujur mau mengembalikan langsung ke saya, padahal saya sendiri tidak tahu kalau uang terbayar lebih. Pengalaman itu membuat saya makin sadar betapa pentingnya menjaga kepercayaan dan rasa saling menghargai antarwarga di sini," kenangnya.

Dari segi ekonomi, pendapatan dari operasional Agen BRILink ini telah mencukupi kebutuhan harian keluarganya. Keberhasilan usahanya juga mendapat dukungan berkelanjutan dari pihak BRI melalui bantuan branding tempat usaha dan pendampingan agen secara berkala.

Fauzi pun berharap fitur layanan Agen BRILink ke depan dapat terus diperluas, khususnya pemenuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) khusus wilayah Jawa Timur, agar warga kepulauan bisa mengurus seluruh keperluan administrasi dari daerahnya sendiri.

Secara terpisah, Branch Manager BRI BO Sumenep, Ali Topan, menegaskan bahwa jaringan Agen BRILink merupakan strategi utama BRI dalam memperluas jangkauan inklusi keuangan hingga ke pelosok desa dan wilayah kepulauan terluar.

Ia mencatat hingga saat ini telah beroperasi sebanyak 895 Agen BRILink aktif yang tersebar merata di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.

"Saat ini di Sumenep sendiri terdapat 895 Agen BRILink aktif yang tersebar di berbagai lokasi. Ini merupakan komitmen nyata BRI Sumenep dalam menghadirkan solusi keuangan yang efisien, terjangkau, dan mudah diakses bagi semua lapisan masyarakat di wilayah Sumenep," jelas Ali Topan.

Melalui pola kemitraan Agen BRILink, masyarakat tidak sekadar dimudahkan dalam urusan perbankan, tetapi juga didorong untuk berwirausaha secara mandiri melalui jaringan ekosistem perbankan nasional.

Bagi Fauzi, keberadaan Agen BRILink menjadi jalan untuk menjemput rezeki tanpa harus kembali merantau ke luar negeri. Sementara bagi warga Desa Angkatan di Pulau Kangean, kemudahan transaksi harian kini hadir lebih dekat, praktis, dan terpercaya

Editor :