KLIKJATIM.Com | Surabaya - Untuk mencegah penyebaran dan penularan Corona Virus Disease (Covid-19), Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) menjadikan oahraga lari siang sebagai pilihan alternatif olah raga. Kegiatan ini sekaligus bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh.
[irp]
Baca juga: Ekonomi Nasional Menguat, Arus Peti Kemas Pelindo Terminal Petikemas Tumbuh 6,87 Persen di 2025
Hal itu disampaikan Gubernur AAL Laksda TNI Edi Sucipto, usai mengikuti lari siang bersama Taruna dan Taruni menempuh jarak 5 KM mengelilingi Mako AAL , Rabu (27/5/2020). Menurut Gubernur AAL, selain mengikuti anjuran pemerintah untuk disiplin melaksanakan protocol kesehatan.
"Saya juga memerintahkan kepada seluruh anak didiknya untuk menjaga pola hudup sehat, dengan makan cukup, istirahat cukup, olahraga cukup dan jangan stress," tegas Laksda Edi Sucipto.
Hingga saat ini lanjut, Gubernur AAL, Covid-19 belum ada penawarnya. Memperhatikan data terkini penyebaran Covid-19 tercatat di 216 negara dengan terkonfirmasi positif 5.406.282 dan menewaskan 343.562 orang. Di Indonesia juga terus mengalami peningkatan, saat ini tercatat 23.165 orang, Sembuh 5.877 dan meninggal 1.418 orang.
[irp]
Baca juga: Indeks Satu Data Indonesia (SDI) Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan, Capai Peringkat Satu Nasional
Di Jawa Timur sendiri saat ini sudah mencapai 4000 kasus dengan 2118 kasus terkonfirmasi berada di Surabaya. Untuk itu, penambahan jumlah kasus Covid-19 di Tanah Air menandakan masih terjadinya penularan di tengah masyarakat. Di mana, dalam kondisi sekarang masyarakat tidak bisa mendeteksi dengan kasat mata siapa yang terjangkit Covid-19.
Melihat peta sebaran tersebut, Gubernur AAL terus menekankan para anak didiknya yang sudah terisolasi lebih dari dua bulan ini, untuk terus disiplin menjalankan protocol kesehatan dan menjalankan upaya-upaya pencehgahan lainnya, seperti olahraga dengan teratur, terukur, bertingkat dan berlanjut.
[irp]
Baca juga: Serunya Ajak Anak-anak Berpetualang di Terminal Petikemas Surabaya
“Dengan sistem imunitas tubuh yang meningkat dan terus terjaga dengan baik, maka tubuh tidak akan rentan terkena penyakit. Sebaliknya jika olahraga diabaikan, maka dapat menyebabkan tubuh menjadi lemah dan rentan terserang penyakit,” tegasnya.
Penyebaran Covid-19 tambahnya, tidak mengenal status sosial, dari kalangan pejabat hingga rakyat biasa, siapapun bisa terpapar, oleh karena itu kita harus mengikuti anjuran pemerintah untuk disiplin menjalankan aturan protocol kesehatan. (hen)
Editor : Redaksi