Giling 2026 Berbuah Manis, Petani Tebu Mitra PT SGN Rasakan Keuntungan dan Semakin Optimistis

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi
Hasil panen yang terserap optimal melalui Pabrik Gula (PG) Mojo, Sragen, menopang kelancaran produksi gula nasional.

KLIKJATIM.Com | Sragen — Musim giling tebu 2026 memberikan angin segar dan kabar positif bagi para petani tebu mitra PT Sinergi Gula Nusantara (SGN). Hasil panen yang terserap optimal melalui Pabrik Gula (PG) Mojo, Sragen, tak hanya menopang kelancaran produksi gula nasional, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi nyata bagi para petani yang menjadi pilar utama rantai industri pergulaan.

Tingginya produktivitas tanaman, kualitas tebu yang terjaga, serta kelancaran proses tebang, muat, dan angkut (TMA) menjadi faktor kunci yang mendongkrak tingkat penerimaan serta pendapatan para petani mitra pada musim giling tahun ini.

Baca juga: Pelindo Multi Terminal Jamrud Nilam Mirah Perkuat Kinerja Layanan dan Dukungan Ekspor

Rasa syukur salah satunya diungkapkan oleh Wiji Hariyanti, petani tebu mitra SGN asal Desa Japoh. Menurutnya, capaian manis pada musim giling 2026 ini memberikan suntikan motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan budidaya tebu pada musim tanam mendatang.

“Alhamdulillah, hasil giling tahun ini cukup baik. Tebu yang kami tanam bisa digiling dan hasilnya juga memberikan semangat bagi kami untuk terus menanam tebu. Mudah-mudahan musim berikutnya hasilnya semakin baik dan usaha petani tebu semakin memberikan manfaat bagi keluarga,” ujar Wiji Hariyanti pada Senin (28/9/2026).

Senada dengan Wiji, Ali Sunawang, petani tebu mitra SGN dari Desa Jekawal, menekankan bahwa kepastian penyerapan tebu dan transparansi skema bagi hasil yang memuaskan menjadi alasan utama meningkatnya kepercayaan petani terhadap pabrik gula.

Baca juga: Arumi Bachsin Dorong Produk Kerajinan Jawa Timur Tembus Pasar Global di Kriyanusa 2026

“Bagi kami petani, yang penting tebu bisa terserap dengan baik sehingga hasil yang kami peroleh juga bisa menjadi penyemangat untuk musim berikutnya. Bagi hasil antara petani dan pabrik juga memuaskan, sehingga kami semakin yakin untuk meningkatkan budidaya tebu kami. Dengan kerja sama yang baik bersama PG Mojo, kami berharap hasilnya dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi petani,” tutur Ali Sunawang.

Kemitraan harmonis antara petani dan PG Mojo merupakan bagian penting dalam memperkuat ekosistem pergulaan nasional secara berkelanjutan. Corporate Secretary PT Sinergi Gula Nusantara, Yunianta, menegaskan bahwa posisi petani amat vital sebagai mitra strategis perusahaan. Oleh karena itu, SGN berkomitmen mendampingi petani sejak awal masa tanam hingga proses pengolahan di pabrik.

Baca juga: Semarak Kejapanan Carnaval 2026: Rajut Tradisi dan Satukan Nusantara di Kabupaten Pasuruan

“Petani merupakan bagian penting dalam perjalanan industri gula. Hasil yang baik pada musim giling 2026 tentu menjadi kabar positif bagi kita bersama. Kami berharap kerja sama yang terjalin dapat terus diperkuat sehingga produktivitas meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh petani maupun perusahaan,” ungkap Yunianta.

Musim giling 2026 ini menjadi momentum krusial untuk mempererat fondasi kepercayaan antara SGN dan petani mitra di wilayah Sragen dan sekitarnya. Melalui penyerapan hasil panen yang optimal serta pendampingan budidaya secara tepat, sinergi tebu rakyat ini diharapkan terus menjadi penopang utama kesejahteraan petani sekaligus mempercepat pencapaian target swasembada gula nasional.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru