Racik Petasan Lalu Meledak, Warga Ngajum Malang Tewas

klikjatim.com
Rumah milik Warno, korban sekaligus pembuat petasan di Dusun Umbulrejo, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang dalam keadaan rusak.

KLIKJATIM.Com | Malang - Satu orang tewas dan sebuah rumah hancur akibat ledakan petasan di Dusun Umbulrejo, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Minggu (24/5/2020). Warno (40) pembuat petasan sekaligus pemilik rumah tewas saat menjalani perawatan di rumah sakit, dalam kejadian yang terjadi sekitar pukul 14.30 tersebut.

[irp]

Baca juga: Ledakan Bom Ikan Rusak Rumah Warga Bantur Malang

Satu rumah milik Warno, warga sekitar rusak parah. Genting beterbangan sedangkan mebel-mebel yang ada di dalamnya juga rusak parah. Warno sendiri ikut dikabarkan tewas , setelah terkena ledakan petasan di rumahnya.

Kasus ini sendiri masih dalam penyelidikan anggota Satreskrim Polres Malang dan Polsek Ngajum. Polisi melakukan olah TKP di sekitar tempat kejadian. "Saat ini masih dalam penyelidikan," kata Iptu Eka Yuliandri Aska, Kanit Reskrim Polsek Ngajum.

Diungkapkan, berdasarkan keteranga saksi Alfiona, anak korban, Warno sejak pagi memang sedang meracik mercon atau petasan. Sebelumnya, korban merangkai klontongan mercon yang terbuat dari kertas koran bekas. Petasan itu dibuat dengan tinggi 10 cm dan dengan diameter 3 cm.

Baca juga: Viral Pengamen Gedor Kaca dan Acungkan Jari Tengah Diamankan Satpol PP Kota Malang

"Korban membeli obat mercon dari Karno, tetangganya dengan seharga Rp 200.000 per kilogramnya, Minggu siang, Karno sempat nengantar obat mercon atau mesiu yang dipesan Warno," kata Aska.

[irp]

Dijelaskan, korban kemudian mulai merangkai dan memasukkan obat mercon ke dalam cetakan klontongan yang sudah jadi dengan mengunakan alat tradisional dari potongan pipa. Selanjutnya korban menekan dengan mengunakan kayu. Kemudian dimasukan sumbu.

Baca juga: Usai Isi BBM, Mobil MBG ‘Nyelonong’ Masuk Permukiman

Saat menekan obat dan memasukan sumbu itu, korban tidak menyadari ada gesekan yang menimbulkan ledakan. Warno terpental sekitar dua meter dan mengakibatkan luka berat di tubuh. Warno sempat dibawa ke RS Wava Husada Kepanjen namun kondisi luka yang parah, petani ini tak tertolong lagi atau meninggal dunia.

Tidak hanya rumah Warno, beberapa rumah tetangganya juga rusak. "Korban meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit," terang Kanit Reskrim Polsek Ngajum. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru