Selama Pandemi Corona 47 Persen UMKM Gulung Tikar

Reporter : Wahyudi

KLIKJATIM.Com | Surabaya--Pandemi virus corona atau covid-19 sangat berdampak terhadap usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Dari catatan Kementerian Koperasi dan UMKM sekitar 47 persen pegiat UMKM di tanah air gulung tikar alias merugi.

Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki mengatakan, berdasarkan hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga dan Kementerian UMKM, wabah virus Corona memberikan dampak besar terhadap keberlangsungan UMKM.

Baca juga: Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060

[irp]

Dikatakannya, pelaku UMKM pada saat ini harus menghadapi masalah yang cukup besar. "Diramalkan survei 47 persen UMKM berhenti berusaha, kami juga mencatat hal yang sama," katanya dalam diskusi virtual yang digelar Himpuni.

Pada saat ini, kata Teten, kebanyakan UMKM mengalami masalah kesehatan arus kas, sehingga harus merumahkan tenaga kerjanya.

Sementara itu, pelaku UMKM terkendala dari sisi supply karena terganggunya distribusi selama masa pandemi Covid-19. Selain itu, pelemahan dari sisi permintaan semakin menekan keberlangsungan UMKM dalam negeri.

Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026

"Jadi perlu quick win respons untuk menjawab ini, pemerintah sudah merumuskan 5 kebijakan untuk memitigasi problem UMKM yang terdampak 2 sisi tersebut," katanya.

Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) turut menyoroti hal yang sama terhadap masalah UMKM pada saat ini.

[irp]

Baca juga: Penonton Karnaval Budaya Jember Panik, Pos Kamling Ambruk Disenggol Pick Up Muat Sound Horeg

Berdasarkan survei Himpuni soal UMKM perlu dukungan untuk bangkit dengan responden survei yang berasal dari kalangan pemilik atau pengelola UMKM, pemerhati UMKM, mahasiswa, dosen dan alumni perguruan tinggi berpendapat bahwa krisis ekonomi sebagai dampak pandemi korona membutuhkan dukungan untuk bangkit.

"Dukungan dibutuhkan khususnya dalam upaya meningkatkan penjualan dan aliran masuk kas," ujar Maryono, Koordinator Presidium III Himpuni. (hen)

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru