Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Ketapang Sampang Bakar Rumah Ortu Hingga Ludes

Reporter : fadil
rumah milik Ibu Siti di Dusun Onjur Tengah, Desa Bunten Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, hangus terbakar

KLIKJATIM.Com | Sampang - Satu unit rumah milik Ibu Siti di Dusun Onjur Tengah, Desa Bunten Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, hangus terbakar pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh aksi pembakaran yang dilakukan oleh anak pemilik rumah berinisial YS. Saat kejadian, Siti disebut sedang tidak berada di rumah.

Baca juga: Pertalite Langka di Sampang, Antrean Panjang Terjadi di Sejumlah SPBU


Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, rumah tersebut diduga sengaja dibakar oleh YS yang disinyalir mengalami depresi (gangguan mental). Namun, terkait kondisi kejiwaan YS, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang yang dapat memastikan hal tersebut.


“Itu dibakar oleh anaknya sendiri. Saat itu orang tuanya tidak ada di rumah,” ungkapnya.


Menurut sumber yang sama, YS kemudian diamankan oleh anggota Polsek Ketapang setelah peristiwa kebakaran tersebut.


“YS diamankan oleh polisi dan dibawa ke Polsek Ketapang,” imbuhnya.

Baca juga: Kuasa Hukum Eks Kadisdik Sampang Ajukan Justice Collaborator


Sementara itu, Kapolsek Ketapang, AKP Kusmanto membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia juga membenarkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh aksi pembakaran yang dilakukan oleh anak pemilik rumah berinisial YS yang disinyalir mengalami gangguan mental (depresi).


“Pemicunya itu dibakar oleh anaknya,” kata AKP Kusmanto saat dikonfirmasi.


Menurutnya, YS saat ini masih diamankan di Polsek Ketapang untuk kepentingan penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Tak Terima Kliennya Ditahan, Kuasa Hukum Eks Kepala Dinas Pendidikan Sampang Siapkan Permohonan Penangguhan Penahanan


“Terduga pelaku masih kita amankan dan saat ini ada di Polsek Ketapang,” tuturnya.


AKP Kusmanto menambahkan, akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

 

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru