KLIKJATIM.Com | SUMENEP – Harga komoditas cabai di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Sumenep, Madura, mulai menunjukkan tren kenaikan pada awal pekan ini. Kenaikan harga tersebut terpantau terjadi pada jenis cabai merah besar maupun cabai rawit.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga cabai merah besar kini dijual Rp32.000 per kilogram atau naik Rp2.000 dibandingkan pekan sebelumnya. Sementara itu, lonjakan harga yang lebih signifikan terjadi pada cabai rawit yang kini menyentuh angka Rp35.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp30.000 per kilogram.
Baca juga: Sidang Korupsi BSPS, Kuasa Hukum Bantah Klien Terlibat Potongan Dana Bantuan
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Sumenep, Idham Halil, menjelaskan bahwa lonjakan harga tersebut dipicu oleh tingginya tingkat konsumsi dan kebutuhan masyarakat terhadap komoditas cabai.
"Di hari-hari pasaran, memang biasa terjadi kenaikan harga di beberapa komoditas. Salah satunya cabai, karena permintaannya saat ini masih tergolong tinggi," ujar Idham Halil, Selasa (28/7/2026).
Selain komoditas cabai, penyesuaian harga juga terjadi pada bawang merah. Jika pada pekan lalu bawang merah dipasarkan seharga Rp30.000 per kilogram, pekan ini merangkak naik menjadi Rp32.000 per kilogram. Adapun harga bawang putih dilaporkan masih stabil di angka Rp30.000 per kilogram.
Di sisi lain, mayoritas komoditas bahan pokok lainnya belum mengalami perubahan harga yang berarti. Beras kualitas premium tetap dipasarkan seharga Rp15.400 per kilogram, sementara beras kualitas medium atau lokal bertahan di kisaran Rp13.200 per kilogram.
Baca juga: Peringati Hari Mangrove Sedunia, Pelajar di Sapeken Sumenep Tanam 2.500 Bibit Mangrove
Idham menambahkan, komoditas minyak goreng juga terpantau stabil. Produk Minyakita dijual seharga Rp15.700 per liter, minyak goreng curah dipatok Rp19.500 per kilogram, serta minyak goreng kemasan dua liter dipasarkan seharga Rp44.000.
"Untuk harga Minyakita berada di angka Rp15.700 per liter, minyak goreng curah Rp19.500 per kilogram, dan minyak goreng kemasan ukuran dua liter sebesar Rp44.000," paparnya.
Kondisi serupa terjadi pada sektor komoditas daging dan telur. Daging sapi masih bertahan di harga Rp130.000 per kilogram, daging ayam broiler dijual Rp38.000 per kilogram, dan daging ayam kampung dipasarkan Rp80.000 per kilogram.
Baca juga: Karya Literasi Siswa MAN Sumenep Terbit di Perpusnas, Angkat Budaya Lokal ke Tingkat Nasional
Untuk komoditas telur, telur ayam ras masih stabil dijual seharga Rp26.000 per kilogram, sedangkan telur ayam kampung dipatok Rp48.000 per kilogram.
"Harga telur pada awal pekan ini terpantau stabil. Telur ayam ras Rp26.000 per kilogram dan telur ayam kampung Rp48.000 per kilogram," tambah Idham.
Guna memastikan kestabilan stok dan harga kebutuhan pokok, DKUPP Kabupaten Sumenep terus melakukan pemantauan berkala yang dipusatkan di Pasar Anom Baru sebagai pasar induk serta Pasar Bangkal sebagai lokasi pembanding.
Editor : Fatih