KLIKJATIM.Com | Jember – Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Juara Umum pada ajang Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana (Logpal) se-Jawa Timur 2026. Kompetisi yang digelar BPBD Provinsi Jawa Timur di Pantai Pancer Door, Kabupaten Pacitan, pada 20–23 Juli 2026 itu diikuti oleh 35 BPBD kabupaten/kota.
Predikat juara umum diraih setelah TRC BPBD Jember berhasil menyabet juara pertama pada kategori Manajemen Pergudangan serta juara kedua pada kategori Resilient Marathon, sehingga mengumpulkan nilai tertinggi dalam keseluruhan perlombaan.
Baca juga: Pembakaran Kantor Bank Pelat Merah di Jember Diduga untuk Hilangkan Bukti Korupsi Rp3 Miliar
Ajang tersebut menguji kemampuan personel BPBD dalam berbagai aspek penanggulangan bencana, mulai dari pengelolaan logistik, pendirian posko darurat, penyelamatan korban di perairan (water rescue), penyusunan Kajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna), hingga kemampuan Pusdalops dan cerdas cermat kebencanaan.
Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil latihan intensif yang dijalani personel TRC selama kurang lebih dua bulan.
"Alhamdulillah, BPBD Kabupaten Jember mendapatkan apresiasi atas prestasi yang telah kami raih. Kami berhasil menjuarai dua nomor bergengsi sehingga memperoleh nilai tertinggi dan ditetapkan sebagai Juara Umum. Kami juga berhak membawa pulang trofi bergilir Pemerintah Provinsi Jawa Timur," ujar Edy, Jumat (24/7/2026).
Edy menjelaskan, pada kategori Manajemen Pergudangan, peserta dinilai berdasarkan kemampuan mengelola logistik kebencanaan secara menyeluruh, mulai dari penerimaan bantuan, pencatatan, penyimpanan hingga pendistribusian kepada masyarakat terdampak.
Sementara pada kategori Resilient Marathon, tim harus menyelesaikan sejumlah simulasi, meliputi pendirian tenda posko darurat, penyelamatan korban tenggelam melalui water rescue, serta penyusunan Jitupasna sebagai dasar rekomendasi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Baca juga: Tiga Pegawai Bank Pelat Merah di Jember Jadi Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Ditaksir Rp3 Miliar
Menurut Edy, keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan BPBD, tetapi juga seluruh masyarakat Kabupaten Jember yang selama ini mendukung berbagai upaya kemanusiaan.
"Ini bukan kemenangan kami semata. Ini adalah kemenangan masyarakat Kabupaten Jember yang selama ini ikut peduli terhadap aksi kemanusiaan bersama BPBD dan para relawan. Tanpa dukungan mereka, capaian ini tentu tidak akan terwujud," katanya.
Ia menambahkan, prestasi tersebut sejalan dengan arahan Bupati Jember agar seluruh jajaran BPBD selalu mengedepankan kecepatan dalam merespons setiap kejadian bencana.
"Gus Bupati selalu berpesan kepada kami agar bereaksi cepat dan tanggap terhadap segala bentuk bencana. Prinsip yang terus kami pegang adalah deteksi dini, lapor cepat, dan penanganan cepat. Karena apa pun bentuknya, kemanusiaan adalah di atas segalanya," tegasnya.
Edy juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jember yang terus mendukung peningkatan kapasitas BPBD, termasuk penyediaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada 54 komunitas relawan yang selama ini bersinergi dalam berbagai operasi kemanusiaan di Kabupaten Jember.
Selain itu, penghargaan khusus diberikan kepada seluruh personel inti TRC BPBD Jember atas dedikasi dan kerja keras mereka selama masa persiapan hingga pelaksanaan kompetisi, yang akhirnya mengantarkan Kabupaten Jember menjadi juara umum tingkat Jawa Timur.
Editor : Abdul Aziz Qomar