KLIKJATIM.Com | Jombang - Aksi Riduwan (37) memutar sound horeg dengan volume tinggi membuat warga Dusun Krajan, Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito, Jombang resah. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (14/6) tengah malam saat sebagian besar warga sedang beristirahat.
Suara musik yang diputar dari sound system milik Riduwan terdengar keras hingga mengganggu ketenangan lingkungan sekitar. Sejumlah warga kemudian berinisiatif menegurnya agar mengecilkan volume suara. Namun, teguran tersebut justru memicu emosi Riduwan.
Baca juga: Mendesak, Pembentukan BNN Kabupaten Jombang Karena Alasan Ini
Bukannya menghentikan atau menurunkan volume suara, Riduwan malah mengamuk dan mengancam warga serta perangkat desa menggunakan parang. Situasi yang semakin memanas membuat warga memilih meminta bantuan aparat kepolisian.
Baca juga: SPMB Jombang Dimulai,Peserta Belum Dapat PIN, Ini Kendalanya
Saat petugas datang ke lokasi, Riduwan masih berada di dalam rumah sambil mengumpat. Setelah beberapa saat, ia membuka pintu rumah dan mengetahui bahwa yang datang adalah polisi.
Parang yang sebelumnya dibawanya kemudian diletakkan di kursi ruang tamu. Riduwan akhirnya diamankan ke Polsek Sumobito tanpa melakukan perlawanan.
Baca juga: Kejari Jombang Musnahkan Barang Bukti 51 Perkara Pidana Umum
Belakangan diketahui, Riduwan diduga mengalami depresi akibat persoalan rumah tangganya yang berakhir dengan perceraian sekitar tiga tahun lalu.
Editor : Wahyudi