KLIKJATIM.Com | Jember – Sebuah bangunan rumah yang juga difungsikan sebagai kantor notaris di RT 04 RW 03 Lingkungan Sumberketangi, Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, lunas dilahap si jago merah pada Rabu (10/6/2026).
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut karena rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya.
Baca juga: BPH Migas Dorong Perluasan Jargas Bojonegoro, Baru 55 Persen Alokasi Gas Terserap
Kebakaran hebat ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, kobaran api dilaporkan sudah membesar dari bagian tengah rumah dan dengan cepat merambat ke sejumlah ruangan lainnya.
Salah seorang warga setempat, Arif Cahyono, menuturkan bahwa rumah tersebut memang ditinggal oleh seluruh penghuninya sejak malam hari. Hal itu dikarenakan adanya pemadaman aliran listrik di wilayah setempat.
“Rumah itu kosong sama sekali. Semalam ada pemadaman listrik, sehingga satu keluarga pergi menginap di rumah ibunya di daerah Sukorejo. Pas subuh, warga melihat ada kebakaran dan langsung menghubungi pemilik rumah,” ujar Arif saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari warga dan petugas pemadam kebakaran, titik awal api diduga kuat berasal dari kamar anak pemilik rumah. Percikan api diduga muncul akibat korsleting listrik yang kemudian menyambar benda mudah terbakar di dalam ruangan.
“Informasinya dari petugas, titik awal api ada di kamar anaknya. Dugaan sementara karena korsleting listrik. Di kamar itu memang ada beberapa barang elektronik seperti televisi dan AC,” imbuh Arif.
Baca juga: Air Bersih Mulai Sulit Didapat, Warga Bondol Dibantu 8.000 Liter dari Polisi
Dari kamar tersebut, api dengan cepat menjalar ke ruang keluarga hingga ke area dapur. Akibatnya, sejumlah perabot elektronik hangus tak bersisa, di antaranya tiga unit televisi, kulkas, serta berbagai peralatan rumah tangga lainnya.
Pemilik rumah baru mengetahui musibah yang menimpa tempat tinggal sekaligus kantornya tersebut setelah mendapat telepon darurat dari tetangga. Mendengar kabar itu, ia langsung bergegas kembali ke lokasi sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Anggota Mako A Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Pemkab Jember, Aris Setiawan, menjelaskan bahwa laporan resmi kebakaran masuk ke pusat komando pada pukul 05.21 WIB dari seorang pelapor bernama Foni. Merespons laporan tersebut, satu unit mobil pemadam dengan tujuh personel langsung diterjunkan ke lokasi.
Baca juga: Kesadaran Pedagang Naik, Rokok Ilegal Mulai Kehilangan Pasar di Bojonegoro
“Tim tiba di lokasi pukul 05.28 WIB dan langsung melakukan pemetaan area kebakaran sebelum proses pemadaman. Api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 06.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan,” jelas Aris usai operasi pemadaman selesai.
Dari hasil asesmen dan penyisiran menyeluruh di area puing-puing bangunan, petugas memastikan tidak menemukan adanya korban jiwa maupun korban luka-luka.
"Penyebab pasti kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik. Sementara untuk nilai total kerugian material akibat kebakaran ini masih dalam proses pendataan mendalam oleh petugas di lapangan," tandas Aris.
Editor : Fatih