Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Surabaya Capai 945 Orang, Khofifah Minta Personel Jaga Ditambah

klikjatim.com
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (tengah) saat menggelar rapat koordinasi bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya di Mapolda Jatim. (Arifin/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Surabaya kembali mendpat sorotan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Selama ini PSBB di Surabaya dianggap belum efektif, sehingga Khofifah meminta jumlah personel pengamanan ditambah lagi.

Hal itu disampaikan Khofifah saat menggelar rapat koordinasi dengan bupati/walikota se-Jatim di Mapolda Jatim, Jumat (15/5/2020) siang. Hadir dalam rapat tersebut Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya.

Baca juga: Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Gresik Hadirkan Promo Staycation 'School Holiday is Coming'

[irp]

Dalam rapat itu, Khofifah menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo agar persebaran kasus covid-19 di Jatim melandai pada bulan Mei ini. Namun, kasus covid-19 di Kota Surabaya justru semakin meningkat meski telah diterapkan PSBB.

"Jadi atas dasar kesepakatan Pak Kapolda dan Pak Pangdam, akan dikirim Tim Pengampu dan Asistensi untuk melakukan penguatan di beberapa titik di Surabaya,” kata Khofifah.

Baca juga: Honda Premium Matic Day Blitar Meriahkan Akhir Pekan, Padukan Komunitas Motor dan Program UKH

Khofifah menjelaskan, di beberapa daerah di Jatim memang jumlah kasus positif covid-19 sudah menunjukkan tren menurun beberapa hari terakhir ini. Tetapi tren penurunan itu tidak berlaku bagi Kota Surabaya. Berdasarkan update data Jumat (15/5/2020) pukul 16.00 jumlah kasus positif covid-19 di Kota Surabaya mencapai 945 orang.

[irp]

 "Setara 49,34 persen dari total kasus positif di seluruh Jatim," ungkap khofifah.

Baca juga: Pamit ke Ladang Usai Ashar, Lansia di Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Berdasarkan data tersebut, kata Khofifah, Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Jatim perlu memperketat dan meningkatkan kerja untuk menekan angka persebaran covid-19 di Kota Surabaya.

“Kami rasa perlu ada langkah ekstra untuk meningkatkan jalannya PSBB di Kota Surabaya,” imbuhnya. (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru