1.008 Ekor Perkutut Akan Berebut Sepasang Sapi Karapan di Trunojoyo Cup

Reporter : fadil
LPI: 1.008 burung perkutut akan berlaga di Trunojoyo Cup untuk memperebutkan sepasang sapi karapan dan hadiah lainnya. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Sampang - Sebanyak 1.008 burung perkutut akan memperebutkan piala Trunojoyo Cup dalam Liga Perkutut Indonesia (LPI) 2026 yang diselenggarakan di Lapangan Karapan Sapi, Desa Kasenih, Kabupaten Sampang, pada tanggal 30-31 Mei.


Ada dua klasifikasi perkutut yang akan mengikuti konkrus seni suara alam tersebut, diantaranya Kelas Pitik Hanging sebanyak 168 perkutut, Kelas Pitik Yunior 252, dan Piyik Bebas 252 perkutut yang akan berlaga pada hari Sabtu 30 Mei.

Baca juga: Pengumuman Molor, Peserta Seleksi Calon Kepala Sekolah SD di Sampang Keluhkan Tahapan Administrasi


Sedangkan untuk kelas dewasa, ada Dewasa Yunior sebanyak 168, dan Dewasa Senior 168 perkutut yang dijadwalkan pada hari Minggu 31 Mei.


Penasehat Pengurus Daerah (Pengda) Kabupaten Sampang, Zainul Ghaffar, mengatakan bahwa pelaksanaan lomba perkutut Kelas nasional ini sudah dijadwal oleh pengurus pusat.


"Memang dalam satu tahun itu ada sepuluh kali putaran, dan sekarang waktunya Sampang," jelasnya, Jumat (29/5/2026).


Menurut Ghaffar, tidak semua daerah mendapatkan jatah lomba kelas nasional. Oleh karena itu, dengan adanya lomba LPI 2026 di Sampang ini, ia berharap pecinta perkutut lebih bergairah dalam menjaga kelestarian burung perkutut.


"Karena perkutut ini burung yang paling lama," terangnya.


Burung perkutut bagi Ghaffar merupakan burung yang fenomenal yang dibawa oleh kerajaan-kerajaan terdahulu, seperti Majapahit yang membawa kenang-kenangan ke Negeri Thailand.


"Makanya, kalau di Thailand, perkutut ini dipanggil burung Jawa," paparnya.

Baca juga: Gelar Salat Id Bersama Forkopimda, Bupati Sampang Ingatkan Kesetaraan Umat di Hadapan Allah SWT


"Dan kami juga ingin mengangkat kearifan lokal yang ada di Sampang," imbuhnya.


Lomba tersebut akan dimeriahkan oleh musik tradisional Saronen dan beberapa hadiah utama seperti sepasang sapi karapan, dua sepeda listrik, Kulkas, TV, mesin cuci dan alat elektronik lainnya.


"Hari Minggu akan dihadiri langsung oleh Bupati Sampang," ucap Ghaffar.


Ia berharap kepada peternak perkutut agar lebih kreatif dengan memaksimalkan cara breading, sehingga ketika ada lomba kelas nasional pemula bisa tahu klasifikasi bunyi dua warna dan empat warna.


"Supaya hasil ternak di Sampang ini bisa menjadi panutan secara nasional," harapnya.

Baca juga: Pemkab Sampang Target CSR Perusahaan Perkuat Empat Sektor


Yang perlu diketahui, bahwa Kabupaten Sampang merupakan gudang perawat burung perkutut dan paling banyak peternak perkutut yang diminati oleh kalangan muda dan para Kiai.


"Jadi dalam momentum ini bisa menambah wawasan kepada peternak di Sampang," ujarnya.


Ia berharap seluruh lapisan masyarakat bisa mendukung dan melihat langsung lomba perkutut sebagai kearifan lokal yang harus dijaga dan dilestarikan.


"Kami juga memberdayakan beberapa UMKM dalam kegiatan ini supaya menambah penghasilan," pungkasnya.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru