KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Sektor pertanian di Kabupaten Bojonegoro mulai memasuki era digital. Langkah ini ditandai dengan uji coba teknologi drone sprayer untuk pemupukan tanaman padi di lahan seluas 50 hektare milik Kelompok Tani (Poktan) Sido Mukti, Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kodim 0813 Bojonegoro dengan PT Solusi Tani Indonesia (STI). Inovasi yang diperkenalkan meliputi penggunaan pupuk cair NPK yang diaplikasikan menggunakan wahana udara nirawak (drone) untuk mendukung efisiensi kerja petani.
Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir
Dalam demonstrasi tersebut, sebuah drone berukuran sekitar 1 meter terbang stabil membawa beban 40 liter pupuk cair. Tanpa perlu tenaga manual yang menguras fisik, drone tersebut menyemprotkan pupuk secara merata sesuai dengan rute dan luas lahan yang telah diprogram secara otomatis oleh operator melalui remote control.
Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, yang hadir langsung di lokasi, menegaskan bahwa transformasi dari cara konvensional menuju pertanian presisi adalah kunci daya saing masa depan.
“Teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi, ketepatan pemupukan, serta hasil produksi. Ini adalah bagian dari strategi kita mendorong produktivitas pertanian agar lebih modern dan berdaya saing,” ujar Letkol Inf Dedy.
Beliau menambahkan bahwa penggunaan drone merupakan solusi nyata untuk menekan biaya operasional sekaligus menghemat waktu dan tenaga, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat swasembada pangan nasional.
Baca juga: Peringati Hari Kartini, Bupati Bojonegoro Ajak Perempuan Tampil di Garda Depan Pembangunan
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, menyambut positif langkah ini. Menurutnya, adaptasi teknologi adalah hal yang mutlak dilakukan di tengah tantangan zaman.
“Pertanian harus terus berkembang. Penggunaan pupuk NPK dan teknologi drone ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas, khususnya pada tanaman padi,” jelas Zaenal.
Manfaat langsung juga dirasakan oleh para petani di lapangan. Ketua Poktan Sido Mukti, M. Zaenul Mustofa, mengungkapkan kekagumannya terhadap efektivitas alat ini dibandingkan metode manual yang selama ini digunakan.
Baca juga: Hari Kartini di Bojonegoro, UMKM Perempuan Bangkit Gaungkan Pencegahan Nikah Dini
“Ini sangat membantu kami. Lebih efisien, hemat tenaga, waktu, dan biaya. Kami berharap teknologi seperti ini bisa terus dikembangkan dan dijangkau oleh lebih banyak petani,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Dander, BPP Kecamatan Dander, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, serta para penyuluh pertanian yang antusias mengamati masa depan pertanian Bojonegoro dari pinggir sawah.
Editor : Fatih