15 Calon Haji Asal Sumenep Dipastikan Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Reporter : Hendra
ILUSTRASI : Jemaah haji bersiap menaiki pesawat menuju Tanah Suci pada musim haji. (doc. Istimewa/Klikjatim.Com)

KLIKJATIM.Com | Sumenep - Sebanyak 15 calon jemaah haji asal Kabupaten Sumenep, Madura, dipastikan tidak dapat menunaikan ibadah haji pada musim 2026.


Pembatalan keberangkatan itu dipicu beragam faktor, dengan alasan dominan karena wafat.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga dan Pemkab Sumenep Laksanakan Sidak Gabungan LPG 3 Kg, Pastikan Pasokan Aman dan Harga Sesuai HET


"Alasan pokok di antara ke 15 orang calon haji yang gagal berangkat ini, karena meninggal dunia," kata Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumenep Ahmad Halimy, Selasa (14/4).


Halimy menerangkan, data tersebut merujuk pada laporan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sumenep per 13 April 2026. Berdasarkan laporan itu, total terdapat 15 calon haji yang tidak jadi berangkat tahun ini.


Dari jumlah tersebut, lima orang dipastikan batal karena meninggal dunia. Sementara 10 lainnya urung berangkat akibat sejumlah pertimbangan lain.


"Sedangkan 10 orang lainnya disebabkan berbagai faktor, di antaranya karena kondisi kesehatan hingga persoalan keluarga," ujar Halimy.

Baca juga: LPG 3 Kg Langka di Sumenep, Warga Keliling Desa hingga Harga Tembus Rp30 Ribu


Ia menjelaskan, yang dimaksud persoalan keluarga antara lain ketika seorang calon haji meninggal dunia, kemudian pasangannya memilih membatalkan atau menunda keberangkatan.


"Karena itu, kami mengimbau bagi calon haji yang telah masuk kuota tahun ini, hendaknya benar-benar menjaga kesehatan untuk memastikan tetap dalam kondisi prima saat menjalankan rangkaian ibadah haji nanti," jelas dia.


Adapun kuota haji Kabupaten Sumenep untuk musim 2026 sebagaimana ditetapkan Kementerian Haji dan Umroh RI sebanyak 1.330 jemaah. 

Baca juga: Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Kangean Surati Bupati Sumenep


Mereka dibagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 77, 78, 79, dan 81. Selain itu, tersedia 13 orang calon haji cadangan.


Sesuai jadwal, total 1.343 jemaah termasuk cadangan dijadwalkan bertolak ke Tanah Suci secara bertahap mulai 7 hingga 21 Mei 2026.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru