Arumi Ajak Perempuan Aktualisasikan Diri Lewat Medsos di Era Digital

Reporter : Muhammad Nurkholis
Ketua Tim Penggerak (TP PKK) Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Ketua Tim Penggerak (TP PKK) Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak mengajak perempuan untuk mengaktualisasikan diri di era digital seperti saat ini dengan memanfaatkan media sosial atau Medsos. Terlebih saat ini perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan dan akses yang sama terhadap internet.

 

Baca juga: Arumi Bachsin Sosialisasikan Gemarikan di SDN Randutatah Probolinggo, Dorong Generasi Sehat Bebas Stunting

"Sebenarnya kalau di era sekarang dengan adanya digitalisasi terus akses yang fair baik laki-laki atau perempuan terhadap internet dan sosial media ini sebenarnya adalah sebuah kesempatan emas untuk para perempuan," kata Arumi Bachsin usai menyampaikan key note speech bertema Peran Perempuan Dalam Mengakses dan Menyebarkan Informasi di Era Digital di Graha Wartawan A. Aziz Kantor Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Jawa Timur Jl. Taman Apsari, Embong Kaliasin, Genteng Kota Surabaya, Jumat (10/4).

 

Arumi menyampaikan digitalisasi membuat semua menjadi borderless dan tidak ada diskriminasi. Semua dapat mengakses apapun, kapanpun dan dimanapun. 

 

Istri dari Wakil Gubernur Jatim ini pun mendorong perempuan untuk menilai hal tersebut sebagai sebuah kesempatan emas untuk mengaktualisasikan diri. Arumi mengajak perempuan untuk memanfaatkan hal tersebut untuk mengembangkan potensi, bakat bahkan peluang emas untuk meningkatkan kesejahteraan melalui medsos.

 

"Intinya untuk mencari akses informasi, akses komunitas, literasi keuangan atau memanfaatkan digitalisasi atau sosial media untuk keuntungan ekonomi," katanya.

 

Berdasarkan data yang bersumber dari We Are Social 2024 menyebut 50,2 persen masyarakat Indonesia adalah pengguna aktif media sosial. Data terbaru per akhir 2025 perempuan mendominasi ranah media sosial di Indonesia dengan persentase 56,3%. Selain lebih aktif berinteraksi dan berbagi konten, tren dominasi ini sebenarnya sudah terlihat sejak 2021, di mana 52,6% pengguna Instagram adalah perempuan.

 

Baca juga: Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Ajak Mahasiswa Melek dan Bijak Berinvestasi

"Yang harus sangat memanfaatkan justru gender perempuan," tegasnya.

 

Arumi menjelaskan lewat media sosial perempuan bisa berbagi pengalaman, bertukar informasi dan saling mengedukasi  dengan sesama. Oleh sebab itu, ia kembali mengajak agar perempuan benar-benar mampu memanfaatkan kemudahan akses yang diberikan medsos.

 

"Membangun jejaring, mengembangkan bisnis, menjalin kemitraan semua bisa dilakukan dengan medsos," imbuhnya.

 

Baca juga: Ketua TP PKK Arumi Dorong Penguatan Ekonomi Keluarga

Di sisi lain, Arumi juga mengimbau agar para perempuan juga harus menyadari bahwa media sosial ini bak dua mata pisau. Selain dapat memberikan banyak manfaat dan hal positif juga dapat menjadi platform yang menjerumuskan ke hal - hal negatif.

 

"Tapi tetap ada dua mata pisau ya kalau sosial media ini bagaimana pinter-pinter nya kita kalau kita bijak ini akan menjadi sangat positif tapi kalau kita tidak bisa mengontrol emosi, mengontrol diri dengan baik, pastinya sosial media akan banyak mengganggu elemen-elemen kehidupan di masing masing kita," tuturnya.

 

Tak hanya itu, Arumi juga berpesan bahwa sebagai ibu di era digitalisasi seperti saat ini juga harus berperan sebagai filter dari bagi anak-anak untuk berselancar di media sosial. Tidak dipungkiri medsos menjadi platform digital yang setiap saat diakses, maka memberikan batasan yang jelas bagi anak-anak menjadi penting agar anak-anak terhindar dari hal-hak negatif dan berbahaya.

Editor : Ratno

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru