Pembangunan Sekolah Rakyat di Gresik Capai 27 Persen, Ditarget Rampung Juni 2026

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Progres pembangunan Gedung Sekolah Rakyat (SR) di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. (Ist)

KLIKJATIM.Com | GRESIK – Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Gresik terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga akhir Maret 2026, progres fisik proyek tersebut telah mencapai 27 persen sejak dimulai pada Desember 2025 di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu.

Program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan yang layak sekaligus mendorong pengentasan kemiskinan.

Baca juga: Minim Pendaftar, Sekolah Rakyat Sumenep Kurang Diminati Lantaran Orang Tua Masih Ragu

Sekolah ini dibangun di atas lahan seluas lebih dari 5 hektare dengan total luas bangunan mencapai 62.577 meter persegi.

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyampaikan bahwa pembangunan di Gresik berjalan sesuai target. Ia menegaskan bahwa konsep Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pendidikan anak, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan keluarga.

“Sekolah Rakyat ini menjadi miniatur pengentasan kemiskinan. Tidak hanya anak yang mendapatkan pendidikan, orang tua juga memperoleh berbagai program bantuan,” ujar Gus Ipul di sela kunjungannya di Kabupaten Gresik, pada 30 Maret 2026 lalu.

Siswa yang diterima berasal dari keluarga desil 1 dan 2 atau kelompok masyarakat paling membutuhkan. Selain mendapatkan pendidikan gratis, keluarga siswa juga akan memperoleh bantuan sosial, jaminan kesehatan melalui PBI, hingga perbaikan rumah agar lebih layak huni.

Baca juga: SIG Pasok Material Konstruksi Sekolah Rakyat Ramah Lingkungan di Empat Provinsi

Gus Ipul berujar, proses seleksi peserta didik dilakukan secara ketat tanpa adanya praktik titipan maupun pungutan. Seleksi dilakukan melalui penjangkauan langsung, bukan pendaftaran terbuka.

“Tidak boleh ada sogokan, titipan, maupun suap. Program ini benar-benar diperuntukkan bagi mereka yang memenuhi kriteria. Pendamping PKH, pemerintah daerah, dan BPS turun langsung memastikan kondisi riil,” tegasnya.

Kepala Dinas Sosial Pemkab Gresik, dr. Ummi Khoiroh, memastikan pembangunan fisik berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti. Ia optimistis target progres 30 persen dalam waktu dekat dapat tercapai.

Baca juga: Pemkab Gresik Percepat Pemenuhan Kuota Sekolah Rakyat, LKSA Dilibatkan Jaring Siswa SD

“Secara fisik sudah on track, tidak ada keterlambatan. Saat ini terus kami kejar agar sesuai target,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan Sekolah Rakyat berada di bawah koordinasi pemerintah pusat bersama Dinas CKPKP Gresik.

“Targetnya selesai pada tahun ajaran baru 2026, sekitar Juni. Saat ini, sisa waktu pengerjaan sekitar 83 hari,” pungkasnya.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru